Opini & Cerita14 September 2020 12:12

Tips dan Trik Menjadi Moderator Webinar

Konten kiriman user
Tips dan Trik Menjadi Moderator Webinar (24384)
com-Ilustrasi webinar Foto: Shutterstock
Ya, akhirnya hari itu datang juga, tepatnya Jumat, tanggal 14 Agustus 2020, saya mendapatkan kehormatan, cieee, untuk menjadi moderator pada kegiatan Webinar Online pertama dari rangkaian seri webinar "Demi Jaya Indonesia" yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara (IKASTARA) dalam rangka menyambut 75 tahun Indonesia Merdeka. MERDEKA!!!
Tips dan Trik Menjadi Moderator Webinar (24385)
Seri Webinar “Demi Jaya Indonesia” – 14 Agustus 2020
Sebagai informasi awal, jadi moderator pada webinar online itu SANGAT BERBEDA dengan jadi moderator pada seminar tatap muka pada umumnya loh (untuk selanjutnya saya sebut Seminar saja ya), di mana kita dapat berinteraksi langsung dengan peserta dan narasumber. Dan puluhan hingga ratusan pengalaman menjadi moderator pada seminar langsung tidak menjamin kita mumpuni menjadi moderator pada webinar online, jadi jangan anggap remeh ya, hehe.. tapi intinya tentu sama saja, BANYAKIN LATIHAN!!!
ADVERTISEMENT
Untuk itu, kali ini saya mau share pengalaman saya agar teman-teman bisa sedikit mengerti gambarannya dan mempersiapkan. Selanjutnya, untuk melihat lebih detail, monggo apabila ada yang berminat menyaksikan kembali rekaman Webinar Demi Jaya Indonesia "Relevasi Politik Luar Negeri Bebas Aktif di Tatanan Dunia Kontemporer" pada link youtube di bawah ini:
Jadi, ada 2 (hal) yang perlu kalian siapkan sebagai seorang moderator sebelum pelaksanaan Webinar online, yaitu persiapan substantif dan persiapan teknis. Hal ini karena webinar yang dilaksanakan secara online akan sangat terkait dengan berbagai hal teknis, sehingga selain hal-hal yang sifatnya substantif, kita juga perlu mempersiapkan hal-hal teknis secara maksimal. Berikut tips and tricks yang bisa saya share sesuai dengan pengalaman saya untuk kedua persiapan tersebut.
ADVERTISEMENT
PERSIAPAN SUBSTANTIF
  1. RISET ISU. Sama seperti seminar pada umumnya, kita harus memahami betul, paling tidak mencari tahu dan riset isu yang akan kita bahas. Hal ini akan sangat amat teramat membantu dalam memandu jalannya webinar. Apalagi pada webinar online, kita tidak bisa bertemu langsung dengan narasumber untuk berdiskusi membahas isunya. Riset sangat penting, guys, supaya kita tidak kehabisan kata-kata dan amit-amit jadi zonk. TIPS: Biasanya saya sudah mulai riset isu sejak TOR Webinar diserahkan kepada saya oleh Panitia. Disitu kan biasanya ada Latar Belakang atau Background mengenai isunya, saya akan mulai meriset info umum mengenai isu tersebut dari berbagai sumber untuk semacam brain storming terlebih dahulu. TRICKS: Saya biasanya akan menyiapkan maksimal satu lembar kertas yang secara ringkas memuat isu, hal-hal penting, dan terminologi/kata kunci, yang sangat membantu saya dalam memandu jalannya webinar.
  2. KENALI NARSUM. Ini juga sama pentingnya dengan riset, baik pada seminar maupun webinar, kita wajib hukumnya menari tahu siapa narsum pada webinar kita. Hal ini mengingat isu yang kita bawa dan jalannya webinar secara keseluruhan sangat bergantung pada narsum yang akan bercerita sepanjang webinar. Sekarang kan gampang ya, kalian tinggal search namanya di google, linkedin, atau minta CV nya secara langsung pada panitia. TIPS: Jadi kita harus sudah tahu, latar belakang narsum, kalau bisa lebih dari yang tertera di CV, misalnya buku/tulisan yang pernah dibuat narsum, atau penghargaan yang diterima. TRICKS: Nah, kalau saya malah sampai tahu panggilan akrab masing-masing narsum ketika mereka jadi narsum di kegiatan lain atau nama panggilan sehari-hari. Jujur, itu sangat membantu kita akrab dan tidak terkesan terlalu kaku setiap berbicara dengan mereka.
  3. MATERI NARSUM. Pastinya zaman sekarang mayoritas narsum akan menggunakan power point dalam paparannya, atau paling tidak mereka akan menyiapkan minimal satu lembar brief paper untuk membantu jalannya presentasi. Sebagai moderator atau panitia, kita sangat berhak untuk meminta materi narsum tersebut, bisa dengan alasan untuk mempersiapkan hal teknis sebelum pelaksanaan webinar, atau alasan lainnya. TIPS: Setelah memiliki materi narsum tersebut, kita WAJIB HUKUMNYA untuk memahami atau paling tidak membaca secara ringkas materi apa yang akan dipaparkan oleh Narasumber. Penguasaan materi narsum ini akan semakin terbantu dengan riset isu yang sejak awal sudah kita lakukan. Jadi, kita sudah memahami isu secara general dan akan lebih mudah menguasai materi masing-masing narsum secara spesifik karena pastinya akan saling berkaitan dengan tema besar dan latar belakangnya. TRICKS: Saya akan susun sekitar dua-tiga kalimat dari masing-masing paparan narsum sebagai topic sentence atau gagasan utama dari keseluruhan paparannya (Inget, bukan kesimpulan loh ya...) untuk menjadi penutup saya ketika narsum selesai memaparkan power point nya.
  4. SKRIP MODERATOR. Se-profesional dan sesering apapun kita menjadi moderator, saya rasa dalam setiap kesempatan kita harus selalu mempersiapkan skrip moderator. Hal ini karena setiap webinar pasti memiliki peraturannya masing-masing dengan isu, narasumber, dan suasana yang berbeda. Untuk itu, skrip moderator akan sangat membantu kita memandu jalannya webinar sejak awal membuka hingga selesai menutup webinar. TIPS: Sama seperti seminar pada umumnya, saya biasanya mempersiapkan 2-3 lembar kertas yang berisi kata per-kata yang akan kita ucapkan lengkap dengan tanda jeda (/). Karena ini webinar online, untungnya tidak perlu di-print dan dapat ditulis se-detail mungkin, hal ini karena audiens tidak akan melihat berlembar-lembar kertas yang akan kita baca. Untuk substansi dan isi skrip moderator akan kita bahas pada kesempatan lainnya yaaa!!! :D TRICKS: Saya menuliskan seluruh skrip moderator cukup pada format microsoft word yang kemudian saya save as PDF agar lebih memudahkan dan enak ketika dibaca. SANGAT PENTING agar kita tidak membaca skrip moderator pada layar laptop yang menjadi media jalannya webinar, karena melalui kamera laptop tersebut kita akan terlihat seperti membaca secara keseluruhan di depan kamera dengan lirikan mata yang tidak terkontrol dan terkesan tidak fokus menatap kamera. Jadi, kalau bisa siapkan media lain, seperti tablet/Ipad, atau kalau tidak ada ya skrip moderator lebih baik untuk di-print dan dibaca terpisah dari kamera laptop.
ADVERTISEMENT
PERSIAPAN TEKNIS
  1. JARINGAN STABIL. Menurut saya mungkin jaringan adalah hal teknis pertama dan utama yang perlu kita siapkan. Percayalah, ketidakstabilan jaringan akan sangat amat teramat mengganggu pelaksanaan webinar secara keseluruhan, terutama untuk kita sebagai moderator. TIPS: Untuk itu, pastikan betul bahwa kita menggunakan jaringan yang stabil, baik menggunakan jaringan wi-fi, maupun modem, dimanapun kita berada. TRICKS: Saya bahkan sengaja duduk di area yang berada langsung di bawah perangkat Wi-Fi di rumah saya untuk meyakinkan diri saya bahwa saya berada pada jarak terdekat dengan jaringan Wi-Fi, hahaha.. dengan asumsi laptop saya akan mengambil porsi jaringan yang paling besar ketimbang perangkat elektronik lain di rumah :D meskipun saya tidak tahu apakah itu bahkan ada pengaruhnya, hehe.. *bahkan teman saya ada yang sengaja datang ke sebuah cafe yang memang dikenal memiliki "wi-fi cepat" agar webinarnya berjalan lancar tanpa gangguan jaringan yang tidak perlu.
  2. MODEM CADANGAN. Apabila memang sulit untuk menemukan spot atau tempat yang dapat menjamin wi-fi yang stabil, atau bahkan kita sadar jika di rumah kita sendiri wi-fi nya dapat tiba-tiba down atau tidak stabil, mungkin karena kita berbagi wi-fi dengan perangkat elektronik milik anggota rumah yang lain atau posisi laptop yang terhalang dari perangkat wi-fi, ada baiknya kita menyiapkan modem cadangan. TIPS: Beruntungnya karena saat ini masih WFH, saya memang memiliki satu buah modem cadangan yang membantu saya kerja kalau tiba-tiba wi-fi di rumah saya down, sekaligus saya gunakan pada saat webinar tersebut. TRICKS: Pada saat pelaksanaan webinar, modem cadangan sudah stand by di samping laptop saya dalam keadaan on dan full-battery, agar dapat langsung digunakan ketika ada gangguan dengan jaringan wi-fi di rumah. Percayalah, kita tidak pernah dapat menebak apa yang akan terjadi dengan jaringan wi-fi di manapun, jadi saya sangat menyarankan agar punya sebuah modem cadangan.
  3. LAPTOP/PERANGKAT CADANGAN. Memang terkesan berlebihan, tapi menyiapkan laptop cadangan tidak kalah pentingnya dengan menyiapkan modem cadangan. Hal ini karena kita juga tidak pernah tahu kalau-kalau laptop kita mendadak error saat webinar (oh noo..), entah itu karena perlu di-update, mesin terlalu panas, atau tiba-tiba langsung mati begitu saja tanpa alasan yang jelas (seperti hubungan kamu dan dia yang berakhir begitu saja HAHAHA) candaaa ya, peace ;p TIPS: Sebenarnya tidak harus laptop, kalau memang tidak ada laptop lainnya, bisa HP atau tablet lain yang sudah stand by dan full battery untuk menggantikan fungsi laptop utama sewaktu terjadi kekacauan. Ini penting banget karena kita biasanya akan sangat panik kalau media utama webinar kita mendadak terganggu, sehingga punya media cadangan akan sangat membantu memiliki perasaan safe dan secure. TRICKS: Saya juga waktu itu sudah siapkan satu tablet dan satu hp, tentunya dengan mode ready to use, dengan aplikasi zoom yang sudah ter-install, dan bahkan sudah ada username and password untuk langsung masuk ke dalam webinar tersebut apabila dibutuhkan.
  4. LAMPU DAN PENCAHAYAAN. Yayaya...kita memang bukan akan tampil sebagai youtuber atau influencer di instagram, tapi teteup kita akan tampil di hadapan sebuah lensa kamera yang mana itu akan sangat berkaitan dengan teknik lampu dan pencahayaan. Lampu dan pencahayaan yang kurang akan sangat mengganggu penampilan kita sebagai moderator di hadapan audiens. Hal ini karena wajah kita bisa terlihat lebih gelap jika dibandingkan wajah narasumber atau panitia lainnya yang akan mengurangi ketertarikan audiens untuk memandang moderator (ciee...) hahaha... tapi ini fakta! TIPS: Itu kenapa kita harus memilih lokasi yang terang dengan pencahayaan yang baik pada saat pelaksanaan webinar, baik di rumah maupun tempat lainnya, sehingga lensa kamera laptop atau perangkat lainnya dapat menangkap gambar kita dengan baik. TRICKS: Percaya atau tidak, saya mempersiapkan lampu khusus yang menyorot ke arah wajah saya sepanjang pelaksanaan webinar, dengan pencahayaan yang pas, tidak terlalu terang dan tidak terlalu redup tentunya. Monggo, cari di aplikasi online shopping, lampu semacam ini sekarang banyak sekali dijual dengan beraneka ragam bentuk dan harga.
  5. SUASANA YANG MENDUKUNG. Nah ini adalah salah satu persiapan yang cukup "tricky" menurut saya, tapi mau tidak mau, suka tidak suka, harus dikondisikan secara tepat agar dapat mendukung jalannya webinar secara sukses dan lancar. Ya, karena saya tahu persis bagaimana situasi dan kondisi rumah tinggal dengan lingkungannya. Contohnya saja, saya saat ini punya balita 11 bulan yang sedang dalam fase bawel-bawelnya, hahaha... ocehannya tentu akan sangat mengganggu jalannya webinar, belum lagi aktivitas lain orang rumah yang tidak mungkin kita campuri, misalnya suara televisi atau lainnya. Kalau mau berlindung di kamar, seperti kata saya barusan, anak saya sedang bermain di kamar, sementara kalau mau duduk di ruang tamu, suara pedagang sayur, roti, es krim, yang lewat silih berganti setiap 10 menit saya jamin akan membuyarkan konsentrasi seluruh peserta webinar, HAHAHA... karena saya sudah mengalami sendiri bagaimana rasanya mendengar bel dan teriakan pedagang roti di tengah kekhusyu'an paparan narasumber, sontak banyak peserta tiba-tiba tersenyum sendiri, termasuk narasumber yang lain. TIPS: Untuk menghindari hal-hal tersebut, kita wajib mencari posisi di dalam rumah yang paling kedap suara dan jauh dari aktivitas orang rumah lainnya. Dengan demikian, suara-suara lain selain suara kita tidak perlu masuk ke dalam microphone. Termasuk untuk teman-teman yang melaksanakan webinar dari spot lain selain di rumah, seperti di kampus, sekolah, cafe, atau common place lainnyam agar menemukan area yang tenang, tidak berisik, dan tidak banyak aktivitas manusia lainnya. TRICKS: Berhubung di rumah saya tidak ada ruangan yang kedap suara, saya memilih ruang tamu dengan menutup semua jendela dan pintu, serta memilih untuk langsung mute microphone saya ketika tidak sedang berbicara. Ini penting sekali!
  6. PENAMPILAN MODERATOR. And last but not least, jangan karena ini hanyalah webinar online, bukan berarti penampilan kita luput dari pandangan audiens dan narasumber. Walau bagaimanapun, kita harus tetap tampil prima, baik fisik, mental, maupun spiritual, hahaha emang nya mau jadi apa nih?! TIPS: Tentu sama halnya seperti menjadi moderator pada seminar langsung, dimana moderator akan menjadi pusat perhatian audiens dan narasumber sepanjang acara, moderator harus berpenampilan menarik, mulai dari dress up dan make up! Pilih baju atasan yang formal dan sesuai (bawahannya gimana nih? ;p bebas deh... sepanjang gak keliatan kamera HAHAH...) dan jangan lupa touch up! TRICKS: Apalagi di hadapan lensa kamera yang menurut saya justru membuat wajah kita cenderung lebih pucat, saya malah lebih menambah kuantitas polesan make up tipis-tipis saya, terutama untuk lipstick, blush on, dan sedikit bagian eye shadow, agar bisa menambah warna keceriaan sepanjang webinar. Ya, rambut saya juga ditata seadanya secara sederhana saja, yang penting rapi dan tidak mengganggu saya selama webinar. *Jangan tanya bawahan apa yang saya kenakan pada webinar saat itu, apakah itu celana piyama atau rok daster batik favvorit saya? Hanya saya dan Tuhan yang tahu ;p
ADVERTISEMENT
Itu guys, kira-kira tips and tricks yang bisa saya bagikan berdasarkan pengalaman saya pada saat menjadi moderator pada webinar online pertama kali. Saya berharap semoga pengalaman saya ini dapat bermanfaat dalam membantu teman-teman mempersiapkan diri menjadi moderator webinar, sesuatu yang mungkin tidak pernah kita pikirkan sebelumnya pada kehidupan normal. Good luck!
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white