Konten dari Pengguna

Tingkatkan Efektivitas Pelayanan Publik di Desa melalui Transformasi Digital!

Citra Adi Lusiandani

Citra Adi Lusiandani

Halo! Saya Citra Adi Lusiandani, mahasiswa program studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Citra Adi Lusiandani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dokumentasi Pribadi: Pelatihan Pembuatan Surat secara Otomatis menggunakan Fitur Mail Merge di Microsoft Word
zoom-in-whitePerbesar
Dokumentasi Pribadi: Pelatihan Pembuatan Surat secara Otomatis menggunakan Fitur Mail Merge di Microsoft Word

Wonomerto, Kabupaten Batang (29/07/2024) – Globalisasi telah memudarkan batas-batas yang ada di dunia sehingga menyebabkan arus pertukaran informasi semakin tidak terbendung. Hal ini didasari pula oleh kehadiran teknologi digital yang memungkinkan pertukaran informasi dari satu tempat ke tempat lain secara daring.

Salah satu wujud dari penerapan teknologi digital sebagai sarana pertukaran informasi dapat dilihat dari eksistensi media sosial dalam kehidupan masyarakat saat ini. Hampir seluruh masyarakat dari berbagai kalangan memiliki media sosial. Bahkan, tidak hanya masyarakat secara umum saja, namun berbagai organisasi dan instansi pemerintahan pun juga turut memiliki kanal media sosialnya masing-masing. Hal ini merupakan bentuk penerapan keterbukaan informasi publik sebagai salah satu tolak ukur untuk mewujudkan good governance.

Pemerintah Desa Wonomerto pada dasarnya telah memiliki sejumlah akun media sosial, namun ketika dikunjungi oleh Tim II KKN Undip di Kantor Pemerintah Desa Wonomerto, pihak perangkat desa mengungkapkan bahwa media sosial yang ada belum dikelola secara optimal, bahkan salah seorang perangkat desa mengaku lupa kata sandi dari akun media sosial tersebut.

Selain menanyakan terkait media sosial, Tim II KKN Undip juga bertanya mengenai kendala yang dihadapi oleh perangkat desa dalam penyelenggaraan pelayanan publik dan pengelolaan administrasi. Pihak perangkat desa kemudian menyatakan bahwa belum terdapat sistem terintegrasi yang memuat informasi terkait pelayanan publik, serta kendala lain yang dihadapi yaitu pembuatan surat yang masih dilakukan satu per satu secara manual.

Informasi yang diperoleh dari hasil survey tersebut kemudian melatarbelakangi program kerja “Optimalisasi Media Sosial untuk Branding Desa, serta Pembuatan Linktree dan Template Surat untuk Meningkatkan Efektivitas Pelayanan Publik.”

Program kerja tersebut disambut baik oleh perangkat desa. Pelaksanaan program kerja diawali dengan pembuatan akun media sosial berupa Instagram dan Facebook untuk Pemerintah Desa Wonomerto. Kemudian, dilanjutkan dengan pembuatan akun Linktree sebagai media terintegrasi yang memuat informasi-informasi tentang pelayanan publik, serta penyusunan guidebook yang berisi panduan membuat surat secara otomatis menggunakan fitur Mail Merge di Microsoft Word.

Dokumentasi Pribadi: Akun Instagram dan Linktree Pemerintah Desa Wonomerto

Setelah akun media sosial, akun Linktree, dan guidebook siap, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan kepada perangkat desa dan diakhiri dengan penyelenggaraan pelatihan pembuatan surat secara otomatis kepada salah satu perangkat desa yang bertugas di bidang administrasi. Pelatihan pembuatan surat secara otomatis dilakukan secara terstruktur sesuai dengan langkah-langkah yang tercantum dalam guidebook.

Dokumentasi Pribadi: Guidebook Panduan Pembuatan Surat secara Otomatis Menggunakan Fitur Mail Merge di Microsoft Word

Dengan dilaksanakannya program kerja ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan branding Desa Wonomerto melalui media sosial, sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan publik melalui penyediaan akun Linktree dan pelatihan pembuatan surat secara otomatis.

Penulis: Citra Adi Lusiandani | Administrasi Publik | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

DPL: Prof. Dr. Hermin Pancasakti Kusumaningrum, S.Si., M.Si.

Lokasi: Desa Wonomerto, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang