Konten dari Pengguna

Plastic Hero Memberikan Edukasi Sampah Plastik Menggunakan Teknologi di Bali

LSPR NEWS

LSPR NEWS

LSPR Institute of Communication and Business, berdiri sejak 1 Juli 1992. Perguruan tinggi swasta yang memiliki 3 Fakultas, Komunikasi,Bisnis& Pendidikan Khusus. Akun ini dikelola oleh CRD LSPR.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari LSPR NEWS tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Plastic Hero Memberikan Edukasi Sampah Plastik Menggunakan Teknologi di Bali
zoom-in-whitePerbesar

Badung, 20 Desember 2025 - Samasta Communication yang merupakan Kelompok Mahasiswa/i LSPR Bali tengah berkolaborasi dengan Yayasan Get Plastic Indonesia untuk menggelar kegiatan edukatif bertajuk “Plastic Hero: Ketika Plastik Menjadi Penyelamat”. Kegiatan ini melibatkan perwakilan pelajar SMA/SMK di wilayah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung. Plastic Hero menekankan pada kegiatan Edukasi Lingkungan dan Teknologi Pengelolaan Sampah yang menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk memahami isu sampah plastik sekaligus mengenal solusi pengelolaannya melalui pendekatan teknologi.

Plastic Hero Memberikan Edukasi Sampah Plastik Menggunakan Teknologi di Bali (1)
zoom-in-whitePerbesar

Kegiatan ini dilaksanakan di Get Plastic Learning Center dengan beberapa aktifitas yang mencakup pengenalan jenis-jenis sampah plastik hingga praktik pengelolaannya. “Program ini diharapkan dapat menjadi ruang belajar bagi para peserta, sehingga pemahaman yang diperoleh tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui edukasi dan praktik langsung, peserta didorong untuk lebih memahami perannya dalam pengelolaan sampah plastik,” jelas Ibu Si Luh Ayu Pawitri selaku Direktur Pelaksana Get Plastic Indonesia.

Dalam rangkaian acara, peserta diajak melihat secara langsung proses perubahan sampah plastik menjadi bahan bakar minyak melalui proses pirolisis. Pada tahapan ini, sampah plastik yang semula kurang memiliki nilai guna, diolah melalui pemanasan dengan suhu tinggi tanpa oksigen hingga terurai menjadi uap. Setelah itu akan didinginkan dan dikonversi menjadi energi yang bermanfaat. Tak hanya itu, kegiatan ini juga dilengkapi dengan pemutaran video dokumentasi perjalanan Get Plastic Indonesia dalam mengembangkan teknologi pirolisis.

Pemahaman Jenis Sampah dan Isu Lingkungan Bali

Selain memandu tur, Raissa Kanaya juga menyampaikan edukasi mengenai macam-macam jenis sampah plastik. Materi yang disampaikan mencakup klasifikasi sampah plastik yang terdiri dari PET (Polyethylene Terephthalate), HDPE (High-Density Polyethylene), PVC (Polyvinyl Chloride), LDPE (Low-Density Polyethylene), PP (Polypropylene), PS (Polystyrene/Styrofoam), dan Other (Plastik Campuran). Selain itu, sesi ini juga turut mengulas potensi pengolahan masing-masing jenis plastik serta menekankan pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumber.

Materi kemudian diperkuat melalui kegiatan edukasi dari Samasta Communication yang membahas komunikasi verbal dan nonverbal dalam konteks permasalahan sampah di Bali. Sesi ini menekankan peran komunikasi yang efektif dalam membangun kesadaran publik serta mendorong perubahan perilaku masyarakat terhadap isu lingkungan.

Ketua Pelaksana kegiatan, Nur Anisa, menyampaikan bahwa Plastic Hero tidak hanya dirancang sebagai kegiatan edukatif semata. “Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari aksi nyata dan berkelanjutan, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari, demi mewujudkan Bali yang lebih bersih dan lestari,” ujarnya.

Aktivitas Interaktif dan Diskusi Peserta

Untuk menjaga suasana tetap interaktif, acara ini juga di isi dengan fun games yang berkaitan dengan materi edukasi sebelumnya. Aktivitas ini dirancang agar peserta dapat menyerap informasi dengan cara yang lebih ringan dan tidak membosankan.

Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab seputar teknologi pirolisis dan pengelolaan sampah plastik. Salah satu peserta atas nama Desak yang merupakan siswi SMA Kristen Harapan Denpasar, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan wawasan yang bermanfaat. “Kegiatan ini sangat menarik sekaligus memberikan pengetahuan baru terkait pengelolaan sampah plastik serta pemahaman dasar mengenai materi komunikasi,” ujarnya.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, peserta diperlihatkan secara langsung hasil bahan bakar minyak (BBM) yang dihasilkan dari proses pirolisis. Melalui kegiatan Plastic Hero, diharapkan generasi muda dapat meningkatkan kepedulian terhadap isu lingkungan serta terdorong untuk berkontribusi aktif dalam menciptakan solusi pengelolaan sampah plastik yang berkelanjutan.