Konten dari Pengguna

Dermawannya Konglomerat Muslim dari Rusia Ini, Sumbang Rp 14 T untuk Sosial

Crazy Rich

Crazy Rich

Gaya Hidup dan Selera Gw, Lo Gak Usah Sirik

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Crazy Rich tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sosok Iskander Makhmudov, konglomerat Muslim asal Rusia yang terkenal dermawan. (Foto: iskander-makhmudov.com).
zoom-in-whitePerbesar
Sosok Iskander Makhmudov, konglomerat Muslim asal Rusia yang terkenal dermawan. (Foto: iskander-makhmudov.com).

Cukup banyak konglomerat di dunia yang memiliki harta hingga miliaran dolar dan namanya tercatat di Majalah Forbes. Beberapa di antara mereka terkenal sebagai para filantropis yang rutin menyalurkan hartanya demi membantu kemaslahatan orang lain.

Salah satu di antaranya adalah Iskander Makhmudov, seorang milarder Muslim asal Rusia keturunan Uzbek. Pria yang lahir pada 5 Desember 1963 tersebut merupakan seorang pengusaha yang memiliki aset di berbagai industri transportasi, perusahaan pertambangan pedesaan, serta restoran Wendy's.

Melalui berbagai usahanya tersebut, Makhmudov menjadi seorang konglomerat dengan total kekayaan mencapai USD 9,7 miliar atau setara Rp 140 triliun (kurs Rp 14.000), menduduki peringkat orang terkaya ke-234 versi Majalah Forbes 2021.

Dengan jumlah kekayaan yang melimpah tersebut, Makhmudov merupakan seorang yang sangat dermawan. Ia telah berulang kali berpartisipasi dalam menyalurkan dana bantuan untuk kepentingan rakyat.

Kabarnya, Makhmudov sejauh ini telah menyumbangkan harta lebih dari USD 1 miliar atau setara Rp 14,5 triliun untuk berbagai tujuan filantropi seperti membantu kesejahteraan anak yatim piatu, veteran perang, tunawisma, hingga membantu klinik masyarakat.

Selain itu, Makhmudov juga terkenal pernah membantu Rusia saat masa transisi setelah kejatuhan Uni Soviet. Kemudian pada 2014, ia juga pernah menggelontorkan dana untuk pembangunan arena es di Sochi untuk Olimpiade dan mendonasikannya untuk pemerintah.

Kedermawanannya tersebut selain karena ajaran keagamaan sebagai umat Islam, juga tak terlepas dari masa lalunya. Sebelum menjadi seperti saat ini, Makhmudov berasal dari keluarga yang serba kekurangan.

Saat sebelum menjadi konglomerat, pekerjaan Makhmudov adalah sebagai seorang penerjemah. Ia menjadi penerjemah bahasa Arab-Persia di Libya sekitar akhir dekadi 1980-an. Kini, Makhmudov juga merupakan pemilik perusahaan UGMK yang berpusat di Rusia.

UGMK sudah memiliki omzet mencapa triliunan Rupiah sejak 2010. UGMK sendiri bergerak dengan mengontrol lebih dari 300 perusahaan di 9 wilayah di Rusia. Hingga kini, harta kekayaannya terus meningkat berdasarkan catatan Forbes.

Pada tahun 2019 saja, harta kekayaannya mencapai USD 6,9 miliar atau setara sekitar Rp 100 triliun. Angka tersebut menjadikannya orang terkaya ke-22 di Rusia. Tahun ini, harta kekayaannya meningkat berkali lipat meskipun di tengah pandemi Covid-19.

Meski begitu, Makhmudov tidak lupa diri. Ia rajin mengamalkan perintah agamanya untuk selalu bersedekah dan membantu orang-orang yang membutuhkan. Hal tersebut merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan Tuhan kepadanya.