Mengenal Keluarga Pengendali Uang yang Disebut Terkaya Sejagad, Jeff Bezos Kalah

Gaya Hidup dan Selera Gw, Lo Gak Usah Sirik
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Crazy Rich tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bicara soal orang terkaya di dunia tentu yang terpikirkan adalah Jeff Bezos. Namun, kekayaan Bezos masih belum bisa dibandingkan dengan kekayaan keluarga ini, yaitu Rothschild. Keluarga Rothschild dijuluki sebagai orang terkaya di dunia. Keluarga ini merupakan turunan Yahudi-Jerman yang memiliki kekayaan hingga US$ 500 miliar atau setara Rp 7,2 kuadriliun dari dinasti perbankan yang dibangun dan dikelola bersama secara turun temurun.
Keluarga Rothschild memiliki bank yang mampu mengendalikan uang hampir di seluruh dunia. Hal itu dicapai berkat kerja keras keluarganya dalam membangun dinasti perbankan Rothschild.
Dari generasi ke generasi, keturunan Rothschild dipercaya sebagai keluarga paling kaya sepanjang sejarah kehidupan manusia.
Dibalik kesuksesannya, tentu terdapat kisah bagaimana perjuangan keluarga ini membangun dinasti perbankan. Selama lebih dari 230 tahun mereka berjuang, Rothschild akhirnya berhasil memiliki hampir semua bank sentral di dunia. Terkecuali Iran, Kuba dan Korea Utara yang bank sentralnya tidak menerima tambahan modal dari keluarga Rothschild.
Semasa hidupnya, Rothschild berjanji akan menerbitkan dan mengendalikan uang di seluruh dunia. Selain itu, untuk menjaga harta dan kekayaannya Rothschild mengatur garis keturunan sendiri di mana anak dan cucunya harus menikah dengan saudara sendiri.
Pendiri pertama dinasti perbankan Rothschild adalah Mayer Amschel Bauer, ia lahir di Frankfurt, Jerman. Amschel Moses yaitu ayahnya bekerja sebagai penukar uang dan penjual kain sutra. Selain itu, ayahnya juga bekerja sebagai pemberi kredit dan pemilik rumah pembukuan.
Awalnya, Moses bukanlah pria kaya meski telah bekerja keras. Usai ayahnya meninggal, ia memutuskan untuk melanjutkan bisnis milik keluarganya. Mayer Amschel Bauer pun mengubah namanya menjadi Mayer Amschel Rothschild.
Saat itu ia bekerja di bank. Ia mendapatkan banyak ilmu tentang sistem peminjaman uang yang diturunkan oleh ayahnya.
Saat meneruskan bisnis itu, ia memiliki kedekatan dengan pelanggan sang ayah. Yaitu Prince William yang merupakan orang terpandang di negaranya.
Penjualan barang antik dan koin langka pada Pangeran William dan masyarakat semakin lama berubah menjadi basis kekayaan Rothschild. Hingga tahun 1769, Rothschild diangkat sebagai agen pengadilan dengan memiliki berbagai peluang bisnis dan membuatnya semakin kaya.
Pada tahun 1770, Rothschild akhirnya menikah dengan Gutel Schanpper dan mendapatkan harta yang sangat banyak dari ayah mertuanya. Setelah menikah, Rothschild dikaruniai lima anak laki-laki, dan lima anak perempuan.
Pada 1790, Rothschild melontarkan pernyataan yang mengejutkan. Ia mengatakan bahwa dirinya yang akan mengendalikan perputaran uang di seluruh negara. Satu tahun setelahnya, ia berhasil mengendalikan perputaran uang di Amerika Serikat melalui wakil dari kabinet Washington.
Kini, keluarga Rothschild berhasil mengendalikan bank keluarganya di 40 negara di dunia.
