Konten dari Pengguna

Monica Soraya, Bos Perusahaan Film yang Relakan Istananya untuk Anak Terlantar

Crazy Rich

Crazy Rich

Gaya Hidup dan Selera Gw, Lo Gak Usah Sirik

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Crazy Rich tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Monica Soraya (paling kiri) bersama keenam bayi dan pengasuhnya. Foto : instagram/monica_soraya_hariyanto
zoom-in-whitePerbesar
Monica Soraya (paling kiri) bersama keenam bayi dan pengasuhnya. Foto : instagram/monica_soraya_hariyanto

Nama Monica Soraya menjadi perbincangan hangat setelah tampil di YouTube channel milik Baim Wong. Pasalnya perempuan dengan harta berlimpah itu dengan tulus merawat enam bayi terlantar. Dirinya tinggal di rumah mewah seluas 4.500 meter persegi dengan keenam bayi rawatannya.

Monika Soraya sendiri merupakan Presdir Insan Sinema Indonesia Production dan Maharesi Maheswari Nusantara Gemilang.

Di rumah mewahnya, Monica memiliki satu ruangan untuk keenam bayi. Bayi-bayi itu bukanlah bayi biologisnya. Tetapi bayi-bayi terlantar yang tidak diinginkan orang tuanya. Ada bayi yang berasal dari hubungan di luar nikah, ditinggal suaminya, hingga bayi yang orang tuanya tidak mampu untuk merawat.

Ibu rumah tangga itu mengaku dirinya memang bermimpi untuk membuat panti asuhan sejak ia kecil. Untuk mewujudkan hal itu, ia memulainya dengan mengasuh keenam bayi terlantar. Terlebih belakangan dirinya sering melihat berita pembuangan bayi. Hatinya pun tergerak.

instagram embed

Crazy Rich itu sudah biayai keenam bayi sejak masih dalam kandungan. Sejak dari tujuh bulan dalam kandungan hingga lahir dititipkan, semuanya Monica yang membiayai. Dirinya selalu mengirimkan uang tiap bulan kepada orang tua biologisnya agar bayi-bayi tersebut tidak digugurkan. Ia juga memberikan bantuan Rp 500.000 per minggu untuk periksa ke dokter.

Namun tidak semua orang tua bayi benar-benar menitipkan anaknya. Ada yang sudah dibiayai tetapi menghilang begitu saja. Ada juga yang meminta bayaran lebih meski semua biaya telah ia tanggung.

Monica juga terus menjaga hubungan dengan para orang tua bayi-bayi asuhannya. Ia selalu mengabarkan pertumbuhan dan perkembangan bayi mereka. Hal ini lantaran menurutnya, suatu saat dirinya akan mempertemukan ibu dan anak-anak mereka.

Dalam perawatan keenam bayi asuhannya, Monica dibantu dengan enam orang pengasuh. Dirinya juga menyiapkan susu formula untuk asupan para bayi. Saat ini, Monica mengaku bahwa sedang menunggu kelahiran bayi ke tujuh yang akan ia rawat.