Konten dari Pengguna

Sobat Misqueen Jangan Syok, Biaya Kuliah Crazy Rich Ini Rp 173 Juta per Semester

Crazy Rich

Crazy Rich

Gaya Hidup dan Selera Gw, Lo Gak Usah Sirik

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Crazy Rich tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pangeran Constantine Alexios dari Yunani (Foto: Instagram.com/@alexiosgreece)
zoom-in-whitePerbesar
Pangeran Constantine Alexios dari Yunani (Foto: Instagram.com/@alexiosgreece)

Yunani merupakan negeri yang sarat akan ilmu pengetahuan dan sejarah. Rasanya, hampir setiap ilmu pengetahuan diawali dari para pemikir di Yunani. Yunani juga punya sejarah panjang dan penting dalam peradaban umat manusia.

Soal sistem politik, Yunani telah lama mengubah sistem pemerintahannya dari monarki menjadi republik pada 1974 silam. Sejak saat itu, negerinya filsuf-filsuf terkenal di dunia itu tak lagi menganggap raja sebagai penguasa.

Namun, meski raja tak lagi menguasai, garis keturunan dan eksistensi mereka tak berhenti. Yang baru-baru ini digandrungi oleh para anak muda adalah salah satu pangeran Yunani yang punya paras tampan, yakni Prince Constantine Alexios, atau biasa dipanggil Tino.

Lahir pada 29 Oktober 1998, Tino kini baru menginjak usia 22 tahun. Tak ayal bila dirinya yang masih teramat muda itu punya banyak penggemar, terutama di media sosial. Di Instagram, sang pangeran punya ratusan ribu pengikut.

Tidak hanya ganteng dan menjadi idaman para wanita, Pangeran Tino ternyata punya kekayaan melimpah. Ayahnya, Pangeran Pavlos, merupakan putra mahkota dari raja Yunani terakhir.

Tak ada angka pasti yang menyebutkan berapa harta kekayaan milik Tino. Beberapa sumber, salah satunya adalah Mensxp.com, menyebutkan kalau Tino punya kekayaan bersih sebesar 1 juta hingga 5 juta dolar AS atau senilai Rp 14,7 miliar hingga Rp 73,5 miliar (kurs: Rp 14.711).

Sumber lain, yakni Idol Net Worth, mencatatkan kalau Pangeran Tino punya kekayaan bersih sebesar 1,6 juta dolar AS atau senilai Rp 23,5 miliar. Meski tidak ada catatan pasti, tetapi prediksi media-media tersebut cukup dapat dipercaya. Pasalnya, gaya hidup Tino sangatlah boros.

Tino memiliki hobi yang banyak dan sangat beragam. Tak hanya beragam, seluruh hobinya itu bertipikal hobi high class atau berbiaya mahal. Contohnya, ia sangat menyukai olahraga spearfishing, di mana ia akan menyelam dan menembak beberapa ikan.

Tak hanya perburuan bawah laut, Tino juga menyukai perburuan konvensional biasa. Layaknya keluarga kerajaan pada umumnya, berburu tampaknya adalah hal yang wajar. Ia kerap berburu di berbagai negara di Eropa.

Hobi lain juga ia lakoni yang tak kalah mewahnya. Misal, Tino kerap bermain ski di Swiss, lalu sekadar bersantai di pantai Harbour Island, Bahama. Berjalan-jalan ke berbagai negara tentu bukan hal yang sulit bagi seorang pangeran macam Tino.

Tak cuma berlibur dan berburu, Tino juga punya selera seni yang tinggi. Ia sangat menyukai dunia seni lukis dan kerap menghadiri pameran seni lukis tingkat tinggi. Maklum, Pangeran Tino merupakan lulusan Georgetown University, AS.

Soal kuliahnya saja, Pangeran Tino sudah membuat publik sangat kaget. Sebelum menjadi mahasiswa Georgetown, Tino merupakan mahasiswa Wellington College di Inggris. Di kampus lamanya itu, Tino menghabiskan 9.040 poundsterling atau senilai Rp 173 juta untuk biaya kuliahnya per semester (kurs: Rp 19.172).