Apple Gugat OpenAI Terkait Pencurian Rahasia Dagang Perangkat Keras

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Apple Gugat OpenAI Terkait Pencurian Rahasia Dagang Perangkat Keras
zoom-in-whitePerbesar

Apple resmi melayangkan gugatan hukum terhadap OpenAI atas dugaan pencurian rahasia dagang yang melibatkan mantan karyawannya. Kasus ini menyoroti klaim adanya pola sistematis untuk menyalin teknologi perangkat keras Apple demi kepentingan pengembangan startup tersebut.

Selain OpenAI, Apple turut menyeret IO Products, sebuah startup perangkat keras milik Jony Ive yang telah diakuisisi oleh OpenAI pada 2025 lalu. Dua individu yang menjadi sorotan utama dalam gugatan ini adalah Tang Tan, selaku Chief Hardware Officer di OpenAI, dan mantan staf Apple, Chang Liu.

Tuduhan Akses Ilegal dan Pelanggaran Kontrak

Apple menuduh Chang Liu mengakses sistem perusahaan setelah masa kerjanya berakhir untuk mengunduh dokumen rahasia. Data yang diduga dicuri mencakup spesifikasi teknis, presentasi rekayasa, hingga rincian proyek produk yang belum dirilis ke publik.

Dalam dokumen gugatan, Apple menyatakan bahwa Liu bahkan mengarahkan rekan kerjanya untuk menggunakan aplikasi pesan terenkripsi agar terhindar dari deteksi keamanan internal. Pihak Apple menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran nyata atas kewajiban pasca-kerja yang telah disepakati dalam kontrak.

Strategi Sistematis OpenAI dalam Rekrutmen

Apple mengklaim bahwa OpenAI telah melakukan upaya terencana untuk meniru inovasi rantai pasok dan proses manufaktur yang telah dibangun Apple selama puluhan tahun. Tang Tan dituduh secara metodis menggunakan informasi rahasia Apple, termasuk data pemasok, untuk kepentingan operasional OpenAI.

Apple menyatakan dalam pernyataannya bahwa “Kami senantiasa berupaya melindungi kekayaan intelektual kami karena tim kami terus mengembangkan teknologi terobosan untuk produk masa depan.” Mereka juga menyebutkan bahwa OpenAI telah meminta calon karyawan dari Apple untuk membawa artefak desain dan purwarupa saat proses wawancara kerja.

Tanggapan Pihak Terkait

Menanggapi tuduhan tersebut, juru bicara OpenAI, Drew Pusateri, membantah keras adanya motif pencurian rahasia dagang. Ia menyatakan bahwa “Kami tidak memiliki ketertarikan terhadap rahasia dagang perusahaan lain dan tetap fokus pada pembangunan teknologi inovatif yang memberdayakan masyarakat luas.”

Apple mengklaim saat ini terdapat lebih dari 400 mantan karyawan mereka yang kini bekerja di OpenAI. Selain itu, OpenAI diduga memanfaatkan mitra manufaktur Apple untuk menerapkan teknik desain industri dan penyelesaian logam yang merupakan proses rahasia milik Apple.