Batasan Armada Robotaxi Zoox di Nevada Resmi Dihapus

Amazon, melalui anak perusahaannya Zoox, bersiap melakukan ekspansi besar-besaran untuk layanan kendaraan otonom mereka di Nevada, Amerika Serikat. Batasan regulasi yang sebelumnya membatasi jumlah armada uji coba Zoox hanya sebanyak 100 unit robotaxi akan segera berakhir pada bulan ini. Langkah ini diprediksi akan mengubah peta persaingan transportasi tanpa pengemudi di Las Vegas yang kian memanas.
Izin dari Otoritas Transportasi Nevada (NTA) yang menetapkan batas maksimal 100 kendaraan tersebut dijadwalkan habis masa berlakunya pada 25 September mendatang. Meskipun berakhirnya pembatasan ini tidak berarti jalanan Las Vegas akan langsung dipenuhi oleh ratusan armada baru seketika, keputusan ini memberikan keleluasaan penuh bagi Zoox untuk memperluas jangkauan operasionalnya secara fleksibel demi menghadapi para kompetitor raksasa.
Ekspansi Fleksibel di Tengah Ketatnya Persaingan
Penghapusan batasan kuota armada ini datang pada momen krusial bagi Zoox. Saat ini, perusahaan tersebut memiliki sekitar 100 unit robotaxi dengan desain kustom yang tersebar di empat kota utama Amerika Serikat, termasuk Austin, Miami, Las Vegas, dan San Francisco. Namun, sejauh ini baru Las Vegas yang menjadi satu-satunya kota tempat Zoox telah secara resmi mematok tarif berbayar kepada penumpang setianya.
Untuk melakukan hal serupa di California, Zoox masih harus mengantongi izin tambahan dari regulator setempat. Di Las Vegas sendiri, Zoox mulai memungut biaya perjalanan sejak bulan lalu setelah mendapatkan dispensasi sementara dari standar keselamatan kendaraan federal oleh Badan Keselamatan Jalan Raya Nasional (NHTSA). Dispensasi tersebut sangat penting mengingat robotaxi rancangan Zoox berbentuk kubus unik dan dirancang sepenuhnya tanpa setir kemudi maupun pedal fisik.
Ambisi Merebut Pasar Bebas Kemudi
Pengecualian komersial yang diberikan oleh regulator federal tersebut memungkinkan Zoox untuk mengerahkan hingga 2.500 kendaraan per tahun selama dua tahun ke depan. Walau memiliki ruang gerak yang sangat luas, pihak manajemen Zoox masih menutup rapat informasi mengenai seberapa cepat mereka akan menambah unit di jalanan Las Vegas setelah aturan pembatasan resmi dicabut.
Seorang juru bicara Zoox mengonfirmasi bahwa perusahaan berencana meningkatkan ukuran armada robotaxi mereka secara bertahap selama beberapa bulan mendatang “untuk memenuhi tingginya permintaan di Las Vegas dan pasar lainnya.” Berdasarkan data dari Robotaxi Tracker, sebuah lembaga pelacak independen untuk kendaraan otonom, diperkirakan saat ini baru ada sekitar 30 unit kendaraan Zoox yang aktif beroperasi di jalanan kota kasino tersebut.
Serbuan Ribuan Armada Otonom di Las Vegas
Langkah agresif Zoox ini dipastikan tidak akan berjalan sendirian karena wilayah Nevada kini menjadi medan tempur baru bagi teknologi kendaraan tanpa awak. Pada Agustus lalu, NTA juga telah meloloskan tiga izin baru yang membolehkan raksasa teknologi lain seperti Tesla, Uber, dan Waymo untuk mengoperasikan layanan komersial serupa di Clark County. Secara akumulatif, izin-izin tersebut berpotensi mendatangkan hingga 7.000 armada otonom baru dalam waktu satu tahun ke depan.
Waymo, anak perusahaan Alphabet, bahkan bergerak sangat cepat dengan langsung meluncurkan layanan komersial mereka kepada publik awal bulan ini. Pihak Waymo mengonfirmasi bahwa mereka mengawali operasional tersebut dengan mengerahkan “puluhan” armada minivan otonom tipe Ojai baru mereka, mencakup wilayah layanan seluas 23 mil persegi yang melintasi kawasan populer Las Vegas Strip hingga Boulder Junction.

