Elon Musk Diduga Sabotase Peluncuran Asisten Kecerdasan Buatan OpenAI Dots

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemilik xAI sekaligus CEO SpaceX dan Tesla Elon Musk menghadiri Forum Investasi AS-Arab Saudi di John F. Kennedy Center for the Performing Arts, Washington, DC, pada 19 November 2025.
zoom-in-whitePerbesar
Pemilik xAI sekaligus CEO SpaceX dan Tesla Elon Musk menghadiri Forum Investasi AS-Arab Saudi di John F. Kennedy Center for the Performing Arts, Washington, DC, pada 19 November 2025.

Perusahaan kecerdasan buatan xAI milik Elon Musk mengalihkan lalu lintas domain internet dot.com ke halaman unduhan chatbot Grok bersamaan dengan peluncuran produk baru OpenAI pekan ini. Spekulasi ini merebak di jagat maya setelah OpenAI mengumumkan kehadiran Dots, sebuah asisten AI (AI agent) interaktif yang dilengkapi dengan avatar visual dinamis.

Langkah tak terduga ini langsung memicu kehebohan di kalangan pengamat teknologi global. Banyak pihak meyakini bahwa manuver tersebut merupakan aksi sabotase digital atau sindiran langsung yang disengaja oleh Elon Musk untuk mengganggu momentum pemasaran sang rival, mengingat hubungan sejarah yang rumit antara dirinya dan OpenAI.

Misteri Pengalihan Domain dot.com ke Grok

Berdasarkan data registrasi domain Whois, kepemilikan nama domain dot.com baru saja dialihkan kepada pihak lain pada Juli lalu. Kendati ada kemungkinan xAI membeli domain tersebut untuk mengantisipasi kesalahan ketik (typo) dari pencarian pengguna internet, namun langkah ini tetap dinilai tidak biasa oleh komunitas teknologi.

Biasanya, perusahaan teknologi akan membeli domain sejenis untuk melindungi merek mereka. Namun, kepemilikan domain alternatif lainnya justru tidak dimiliki oleh mereka dan dibiarkan dijual bebas di pasar digital, sehingga memperkuat dugaan adanya motif lain di balik pembelian domain ini.

Pengguna platform X dengan nama akun @birdabo, yang dikenal aktif memantau perkembangan ekosistem xAI, menjadi orang pertama yang menyadari keanehan ini. Dalam unggahannya yang kemudian menjadi viral di media sosial, ia menuliskan bahwa, “OpenAI baru saja mengumumkan Dots. SpaceXAI membeli dot.com dan langsung mengalihkan ke halaman unduhan Grok Bot. Sangat keren.”

Rivalitas Sengit Antara Mantan Pendiri

Perseteruan antara Elon Musk dan OpenAI bukanlah hal baru di industri teknologi modern. Sebagai salah satu pendiri awal OpenAI yang kemudian memutuskan hengkang, Musk telah berulang kali melayangkan kritik tajam, bahkan hingga menempuh jalur hukum terhadap perusahaan yang kini dipimpin oleh Sam Altman tersebut.

Kehadiran chatbot Grok yang dikembangkan di bawah payung xAI memang dirancang sejak awal sebagai kompetitor langsung bagi ekosistem ChatGPT. Dengan memanfaatkan akses data langsung dari platform X, Grok mencoba menawarkan pendekatan asisten virtual yang lebih humoris dan sarkastis kepada penggunanya.

Karakteristik Produk Baru OpenAI Dots

Di sisi lain, OpenAI meluncurkan Dots dengan konsep yang sangat berbeda, mengedepankan aspek visual yang ramah melalui avatar berbentuk bulat yang fleksibel. Asisten AI ini dirancang untuk mendampingi aktivitas harian pengguna secara aktif dan terus-menerus (always-on), memberikan bantuan navigasi serta interaksi suara yang natural.

Menariknya, kepemilikan domain dots.com yang lebih merepresentasikan nama produk baru ini justru masih dimiliki oleh sebuah perusahaan yang sudah lama tidak aktif. Para pengamat menilai jika xAI berhasil mengamankan domain dots.com juga, maka upaya sindiran terhadap OpenAI ini akan berada di tingkat yang jauh lebih agresif.