Laboratorium Orbit Mass Balance untuk Riset Protein Penyakit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Laboratorium Orbit Mass Balance untuk Riset Protein Penyakit
zoom-in-whitePerbesar

Startup asal Inggris, Mass Balance, baru saja meluncurkan eksperimen kimia mandiri ke orbit Bumi menggunakan roket SpaceX pada Selasa pagi. Proyek ini bertujuan untuk mempelajari perilaku protein penyebab penyakit dalam kondisi mikrogravitasi, sebuah lingkungan yang dianggap mampu memberikan data riset medis yang tidak bisa diperoleh di permukaan Bumi akibat gangguan gravitasi.

Memanfaatkan Keunggulan Mikrogravitasi dalam Sains

Instrumen seukuran buah jeruk yang dikembangkan bersama perusahaan Austria, Tumbleweed, kini mengorbit Bumi selama beberapa bulan untuk melakukan pengujian otomatis. Di Bumi, proses riset sering terkendala oleh fenomena konveksi panas dan sedimentasi senyawa berat yang membuat data menjadi tidak akurat, namun di luar angkasa, hambatan tersebut dapat dihilangkan sepenuhnya.

CEO Mass Balance, Toby Call, menyatakan bahwa eksplorasi luar angkasa merupakan langkah krusial untuk masa depan farmasi. “Ketika gravitasi dihilangkan, banyak fenomena unik dan luar biasa terjadi, beberapa di antaranya akan sangat berharga bagi ilmu kehidupan dan farmasi. Kedengarannya liar hari ini, namun tujuannya adalah membuat luar angkasa menjadi lingkungan penelitian yang membosankan, dapat diandalkan, dan sekadar menjadi lingkungan penelitian biasa,” ujar Call.

Integrasi Kecerdasan Buatan dan Penyakit Degeneratif

Riset ini secara khusus menargetkan protein tidak teratur yang sering menjadi pemicu penyakit degeneratif seperti Alzheimer, Parkinson, dan kanker tertentu. Karena sifat protein tersebut yang selalu berubah bentuk di Bumi, pemodelan data seperti AlphaFold milik Google sering kali kesulitan memprediksi perilaku protein secara akurat saat berinteraksi dengan obat-obatan.

Mass Balance berencana menggunakan data hasil pengujian mikrogravitasi untuk melatih model kecerdasan buatan agar mampu mengisi celah informasi tersebut. Berbeda dengan kompetitor seperti BioOrbit atau Varda Space Industries yang harus membawa kembali sampel ke Bumi, sistem Mass Balance dirancang untuk melakukan observasi langsung di orbit, sehingga memangkas tantangan teknis terkait perlindungan fisik saat menembus atmosfer kembali.