Lightspeed Targetkan 250 Juta Dolar AS untuk Pendanaan AI di India

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi robot, isolated, artificial intelligence. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi robot, isolated, artificial intelligence. Foto: Pixabay

Perusahaan modal ventura asal Silicon Valley Lightspeed menargetkan penghimpunan dana baru sebesar 250 juta dolar AS untuk menyokong perkembangan startup kecerdasan buatan tahap awal di India. Langkah strategis ini diambil seiring dengan keyakinan kuat bahwa teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI) akan menjadi motor penggerak utama bagi gelombang inovasi berikutnya di salah satu pasar teknologi terbesar dunia tersebut.

Dana bertajuk Lightspeed India Partners V ini dirancang sebagai wadah early-stage fund baru dengan ukuran setengah dari dana pendahulunya yang diluncurkan pada tahun 2022 senilai 500 juta dolar AS. Meskipun ukurannya lebih ramping, Lightspeed melaporkan telah mengamankan komitmen hingga 80 persen dari total target dana kelolaan baru tersebut per September 2026.

Fokus Tajam pada Sektor Kecerdasan Buatan

Keputusan Lightspeed untuk mempersempit fokus investasi pada sektor AI menandai babak baru dalam strategi regional mereka. Di India, perusahaan modal ventura ini sebelumnya telah mendanai Sarvam AI, sebuah startup pengembang large language model lokal yang dipilih oleh pemerintah India untuk membantu merancang model AI berdaulat (sovereign AI). Portofolio global Lightspeed sendiri sudah mencakup nama-nama raksasa AI dunia seperti Anthropic, xAI, dan Databricks.

Melalui surat resmi kepada para investor, manajemen Lightspeed menyatakan bahwa “teknologi kecerdasan buatan memiliki potensi untuk menciptakan nilai ekonomi yang jauh lebih besar di kawasan ini dibandingkan dengan era penetrasi internet sebelumnya.” Langkah taktis ini bertujuan untuk membidik peluang kolaborasi AI di kawasan India dan Asia Tenggara.

Penyesuaian Siklus Pendanaan Global

Perubahan penting lainnya dalam penggalangan dana kali ini adalah penyelarasan siklus penggalangan dana India dengan siklus pendanaan global Lightspeed untuk pertama kalinya. Langkah ini mendekatkan unit bisnis regional yang telah berusia hampir dua dekade tersebut dengan struktur operasional global perusahaan secara menyeluruh.

Strategi serupa sebelumnya juga diterapkan oleh kompetitor mereka, Accel, yang mengoordinasikan penggalangan dana regional dan global secara serentak dalam satu waktu. Lightspeed menjelaskan bahwa ukuran dana yang lebih kecil sebesar 250 juta dolar AS sengaja dirancang agar sesuai dengan kecepatan investasi saat ini, dengan target periode investasi yang lebih singkat yakni sekitar dua setengah tahun.

Potensi Besar Pasar AI di India

Meskipun India belum melahirkan pengembang frontier AI model skala global yang setara dengan Amerika Serikat atau Tiongkok, para investor tetap melihat peluang luar biasa pada lapisan aplikasi (application layer). India diuntungkan oleh ketersediaan jutaan tenaga pengembang perangkat lunak berbakat serta sejarah panjangnya sebagai pusat layanan teknologi informasi global.

Sebelum memusatkan perhatian pada AI, rekam jejak investasi Lightspeed di India sebenarnya sangat terdiversifikasi, mulai dari sektor quick commerce hingga energi terbarukan. Portofolio aktif mereka saat ini mencakup beberapa nama populer seperti startup pengiriman cepat Zepto, platform konten audio Pocket FM, hingga perusahaan penyedia panel surya SolarSquare. Seluruh pengelolaan dana baru ini akan tetap dipimpin oleh tim manajemen yang sama dengan empat dana investasi India sebelumnya.