Meta Gunakan Lagu Apokaliptik David Bowie untuk Iklan Kecerdasan Buatan

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Meta Gunakan Lagu Apokaliptik David Bowie untuk Iklan Kecerdasan Buatan
zoom-in-whitePerbesar

Meta merilis kampanye iklan terbaru melalui platform Instagram yang bertujuan meredam kekhawatiran publik terhadap dampak kecerdasan buatan atau AI. Dalam video berdurasi singkat tersebut, perusahaan menyertakan narasi optimistis mengenai konektivitas manusia yang diiringi oleh lagu klasik David Bowie berjudul Five Years yang dirilis pada tahun 1972.

Kontradiksi Konteks Lagu dan Pesan Korporasi

Penggunaan lagu Five Years menuai sorotan tajam karena lirik aslinya menceritakan tentang kepanikan global saat Bumi menghadapi kehancuran dalam lima tahun. Meta memilih untuk mengambil kutipan lirik yang berfokus pada melodi dan interaksi sosial, namun mengabaikan bagian pembuka lagu yang secara eksplisit membahas kiamat dan kesedihan dunia.

Juru bicara Meta, Francis Brennan, menyatakan bahwa perusahaan merujuk pada pernyataan David Bowie di masa lalu mengenai pentingnya memandang masa depan dengan optimisme. “Kami ingin menyoroti apa yang dikatakan David Bowie sendiri tentang Five Years dan maknanya, yakni memiliki optimisme untuk masa depan,” ujar Brennan mengutip pernyataan musisi tersebut dari arsip sejarah musik.

Debat Etika Penggunaan Karya Seni dalam Teknologi

Kritikus budaya menilai langkah Meta ini sebagai bentuk penggunaan karya seni yang keluar dari konteks aslinya demi kepentingan pemasaran produk teknologi. Jeremy D. Larson, deputi direktur di Pitchfork, berpendapat bahwa pemilihan lagu yang bertema apokaliptik untuk mempromosikan hubungan manusia melalui AI merupakan keputusan yang berisiko.

“Mendengar karya Bowie digunakan untuk AI terasa sangat spesifik dan tanpa persetujuan dari penciptanya,” ungkap Larson. Fenomena ini menambah panjang daftar upaya perusahaan teknologi besar dalam membangun narasi positif di tengah meningkatnya ketidakpercayaan masyarakat terhadap pengembangan AI dan implikasi sosialnya di masa depan.