OpenAI Meluncurkan Codex Micro Sebagai Perangkat Kendali AI

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
OpenAI Meluncurkan Codex Micro Sebagai Perangkat Kendali AI
zoom-in-whitePerbesar

OpenAI secara resmi merilis perangkat keras pertamanya yang dirancang khusus untuk mendukung platform pemrograman Codex. Produk bernama Codex Micro ini merupakan hasil kolaborasi dengan produsen perangkat input Work Louder, yang hadir dalam bentuk konsol mekanik ringkas untuk membantu pengembang memantau dan mengelola agen kecerdasan buatan secara lebih efisien.

Spesifikasi Teknis dan Fungsionalitas Codex Micro

Perangkat ini mengadopsi desain berbasis papan mekanik yang dilengkapi dengan 13 tombol, sebuah joystick, kenop putar, dan sensor sentuh. Secara visual, Codex Micro menyerupai perangkat Creator Micro 2, namun telah disesuaikan dengan kebutuhan alur kerja pengguna platform Codex.

Salah satu fitur utama perangkat ini adalah lampu indikator pada tombol yang memberikan umpan balik visual terkait status tugas agen AI. Mike Di Genova, salah satu pendiri Work Louder, menjelaskan mengenai integrasi tersebut:

“Perangkat ini memiliki enam tombol berlapis yang memberikan tampilan langsung atas utas Codex Anda, menggunakan warna berbeda untuk menunjukkan status tugas, seperti apakah pekerjaan telah selesai, memerlukan umpan balik, sedang berjalan, atau mengalami kesalahan.”

Konfigurasi dan Posisi Produk dalam Ekosistem OpenAI

Codex Micro memungkinkan pengguna untuk menetapkan perintah spesifik seperti push-to-talk, menerima atau menolak perubahan kode, hingga mengirim instruksi langsung melalui antarmuka fisik. Semua kontrol pada perangkat ini dapat dikonfigurasi secara leluasa melalui aplikasi desktop ChatGPT, memberikan fleksibilitas tinggi bagi para pengembang.

Penting untuk dicatat bahwa perangkat ini terpisah dari proyek perangkat keras utama OpenAI yang saat ini sedang dikembangkan bersama mantan desainer Apple, Jony Ive. Proyek tersebut dikabarkan berfokus pada pengembangan perangkat cerdas berupa speaker AI yang rencananya akan diperkenalkan tahun depan di tengah pengawasan regulasi yang ketat.