Percakapan Pengguna Claude Terindeks di Mesin Pencari

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Percakapan Pengguna Claude Terindeks di Mesin Pencari
zoom-in-whitePerbesar

Sejumlah besar percakapan dan Artifacts dari pengguna layanan kecerdasan buatan Claude dilaporkan sempat terpapar secara publik di mesin pencari Google. Temuan ini memicu kekhawatiran serius mengenai privasi data setelah pengguna di platform Reddit mendapati bahwa tautan percakapan yang dibagikan dapat diakses dan diindeks oleh mesin pencari melalui operator pencarian tertentu.

Celah Keamanan pada Fitur Berbagi Tautan

Permasalahan ini berakar pada fitur berbagi percakapan yang memungkinkan pengguna menghasilkan tautan khusus untuk membagikan sesi obrolan mereka kepada orang lain. Meskipun fitur tersebut dirancang untuk kolaborasi terbatas, tautan yang tersebar di ruang publik internet dapat terindeks secara otomatis oleh perayap mesin pencari sehingga konten di dalamnya menjadi konsumsi publik.

Data yang sempat terpapar mencakup informasi sensitif seperti catatan medis, dokumen internal perusahaan, hingga data pribadi anak-anak yang mencakup nama dan nomor telepon. Anthropic, selaku pengembang Claude, menyatakan bahwa mereka tidak membagikan direktori percakapan kepada mesin pencari, namun menegaskan bahwa tautan yang dibuat pengguna menjadi dapat diakses secara publik jika disebarkan di platform yang terbuka.

Respons Resmi dan Upaya Mitigasi

Juru bicara Anthropic, Amie Rotherham, menjelaskan posisi perusahaan dalam sebuah pernyataan resmi: “Kami memberikan kendali kepada pengguna atas privasi percakapan mereka, dan sesuai dengan prinsip privasi kami, kami tidak membagikan direktori obrolan atau peta situs kepada mesin pencari seperti Google. Tautan yang dapat dibagikan tidak dapat ditebak atau ditemukan kecuali pengguna sendiri yang memilih untuk membagikannya.”

Sementara itu, pihak Google memberikan klarifikasi teknis mengenai peran mesin pencari dalam insiden ini. “Google maupun mesin pencari lain tidak mengontrol halaman mana yang dibuat publik di web. Kami memberikan kontrol yang jelas bagi pemilik situs untuk menentukan apakah halaman dapat dirayap atau diindeks, dan kami senantiasa menghormati arahan tersebut,” ungkap perwakilan Google, Ned Adriance.