SK Hynix Siap Melantai di Bursa Saham Amerika Serikat

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
SK Hynix Siap Melantai di Bursa Saham Amerika Serikat
zoom-in-whitePerbesar

Produsen cip memori asal Korea Selatan, SK Hynix, secara resmi mengumumkan rencana penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Amerika Serikat. Langkah strategis ini dilakukan untuk memberikan akses langsung bagi investor Amerika dalam memiliki saham perusahaan, di tengah lonjakan permintaan global terhadap perangkat keras pendukung kecerdasan buatan (AI).

Strategi Ekspansi dan Valuasi Pasar

SK Hynix berencana melepas sekitar 17,8 juta lembar saham melalui instrumen American Depositary Receipts (ADR). Dengan skema ini, setiap satu unit ADR akan mewakili sepersepuluh dari saham biasa perusahaan, memungkinkan investor Amerika untuk bertransaksi tanpa harus melalui bursa luar negeri.

Berdasarkan data penutupan perdagangan di Seoul, langkah ini diproyeksikan mampu menghimpun dana segar sekitar 28 miliar dolar AS. Perusahaan menargetkan penetapan harga sekuritas dilakukan pada hari Kamis dan perdagangan saham perdana akan dimulai pada hari Jumat mendatang.

Momentum Ledakan Permintaan Memori AI

Kinerja keuangan SK Hynix mencatatkan pertumbuhan signifikan dengan peningkatan pendapatan kuartal pertama mencapai hampir 200 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini didorong oleh kelangkaan komponen memori performa tinggi, seperti High Bandwidth Memory (HBM), DRAM, dan NAND, yang sangat dibutuhkan dalam infrastruktur pusat data AI.

Situasi pasar yang ketat ini, yang oleh sebagian pengamat disebut sebagai RAMageddon, memaksa pemain besar seperti Apple melakukan penyesuaian harga produk. Menanggapi kondisi tersebut, SK Hynix bersama raksasa teknologi Korea Selatan lainnya telah berkomitmen untuk berinvestasi lebih dari 550 miliar dolar AS dalam peningkatan kapasitas manufaktur.

Mengenai prospek masa depan, analis pasar mencermati langkah ini sebagai upaya meniru kesuksesan Micron. Sebagaimana dijelaskan dalam laporan industri, “Wall Street saat ini tengah memburu entitas serupa Nvidia, dan produsen cip memori dianggap sebagai pilihan paling relevan dengan potensi pertumbuhan yang didorong oleh kebutuhan AI yang masif”.