Konten dari Pengguna

Johari Window: Cara Saya Belajar Lebih Terbuka dan Memahami Orang Lain

Dalena Mega Karnia

Dalena Mega Karnia

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dalena Mega Karnia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Made in Canva - Dalena Mega Karnia - Empat Area Utama Jendela Johari Window
zoom-in-whitePerbesar
Made in Canva - Dalena Mega Karnia - Empat Area Utama Jendela Johari Window

Dalam proses komunikasi, sangat penting memahami diri sendiri sangat penting sama hal nya dengan memahami orang lain. Salah satu teori yang menjelaskan hal ini adalah teori Johari Window, yang telah dikembangkan oelh Joseph Luft dan Hanrry Ingham pada tahun 1955. Teori Johari Window ini sangat membantu seseorang untuk mengenali seperti apa dirinyanya terlihat oleh orang lain serta seberapa besar keterbukaan yang ia miliki saat berkomunikasi.

Dalam model Johari Window ini terbagi empat area utama yang menjadi kunci dalam hubungan komunikasi. Diantaranya sebagai berikut:

  1. Open Area Open area merupakan bagian dari diri yang diketahui oleh diri sendiri dan juga orang lain. Contohnya, ketika kita memperkenalkan diri kepada orang lain dengan menyebutkan nama, alamat tempat tinggal, serta hobi yang dimiliki. Informasi tersebut kita sadari sepenuhnya dan orang lain pun dapat mengetahuinya secara terbuka melalui proses komunikasi.

  2. Blind Area Blind area adalah bagian dari diri yang tidak kita sadari, tetapi justru dapat dilihat oleh orang lain. Misalnya, menurut kita cara berbicara sudah cukup jelas dan tidak terlalu cepat, namun orang lain menilai bahwa kita berbicara terlalu cepat sehingga sulit dipahami. Melalui pemberitahuan atau feedback dari orang lain, kita baru menyadari bahwa kebiasaan tersebut kurang baik dan perlu diperbaiki.

  3. Hidden Area Hidden area merupakan hal-hal yang kita ketahui tentang diri sendiri, tetapi sengaja kita sembunyikan dari orang lain. Contohnya, saat sedang merasa sedih atau tertekan, namun memilih untuk tidak menunjukkan perasaan tersebut kepada orang lain dan menyimpannya sendiri.

  4. Unknown Area Unknown area adalah bagian dari diri yang tidak diketahui baik oleh diri sendiri maupun orang lain. Contohnya adalah usia atau umur seseorang di masa depan, karena hal tersebut merupakan sesuatu yang belum terjadi dan berada di luar pengetahuan manusia.

Dari model ini, kita tahu bahwa semakin besar dan luas open area seseorang, maka semakin efektif juga proses komunikasi dapat berlangsung. Hal ini dilatarbelakangi dengan adanya keterbukaan dan penerimaan terhadap umpan balik yang akan memperkecil kesalahpahaman, sekaligus memperkuat rasa saling percaya.

Dari pengalaman pribadi, saya merasa bahwa teori ini sangat membantu juga relevan dalam kehidupan sehari-hari. Karena ada kalanya saya sendiri berpikir bahwa saya telah mengenaal diri sendiri dengan baik, namun ternyata orang lain melihat sisi yang berbeda dari apa yang saya lihat pada diri sendiri. Misalnya, ketika saya menerima feedback saat berkomunikasi dengan teman saya tentang bagaimana saya berbicara, dari feedback itu lah saya baru menyadarii bahwa terdapat banyak hal-hal dalam diri saya yang saya sendiri belum sadar. Hal ini lah disebut juga "Blind Area".

Dari model Johari Window ini saya juga tahu bahwa tidak semua harus disembunyikan dan tak semua hal yang kita tahu semua orang juga harus tahu. Dengan membuka diri secara proposional, proses komunikasi akan lebih terjamin dan hubungan sosial lebih mudah dilakukan. Juga dengan kita tahu bahwa terdapat "Unknwon Area" membuat saya juga sadar bahwa kita semua pasti mempunyai potensi diri yang tersembunyi dalam diri kita.

Dari pemahaman dan pembelajaran saya terkait model komunikasi ini, saya menyadari bahwa komunikasi bukan hanya tentang mendengar dan berbicara, tetapi juga tentang seberapa kita paham terkait hal-hal yang ada dalam diri kita dan juga tentang usaha dan keberanian untuk lebih terbuka dengan orang lain namun dengan porsi sewajarnya, dan tentu nya dengan teru belajar mengenal dan memahami diri. Namun, hal yang paling penting untuk menjalin hubungan antarindividu yang lebih baik diikuti kepercayaan adalah dengan memperluas "Open Area" yang ada dalam model Johari Window ini.