Mahasiswa KKN 076 UMY Dorong Pengolahan Sampah Organik Menjadi Pupuk Ramah Lingk

Mahasiswa Ilmu Komunikasi-Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Anofeat Lestari Damai Bungacheva tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ungan di Pacitan

Pacitan, 19 Februari 2026 – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 076 mengadakan penyuluhan sekaligus praktik pembuatan pupuk kompos cair bagi masyarakat Dusun Kebon, Desa Klepu, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesadaran warga dalam mengelola sampah rumah tangga secara lebih ramah lingkungan. Sasaran utama kegiatan ini adalah warga Dusun Kebon, khususnya masyarakat yang aktivitas utamanya adalah bertani.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Februari 2026 dengan melibatkan mahasiswa KKN 076 UMY, masyarakat setempat, serta narasumber yang berpengalaman di bidang pengolahan limbah organik. Program ini hadir sebagai respons terhadap masih tingginya jumlah sampah rumah tangga, khususnya sampah organik yang belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berupaya memperkenalkan solusi sederhana berupa pengolahan limbah dapur menjadi pupuk kompos cair yang dapat dimanfaatkan untuk tanaman pekarangan maupun lahan pertanian.
Edukasi Pengolahan Sampah Organik oleh Mahasiswa KKN 076 UMY
Kegiatan penyuluhan menghadirkan pemateri Nur Widarto yang menjelaskan manfaat pupuk kompos cair, bahan dan alat yang diperlukan, serta tahapan proses pembuatannya. Dalam pemaparannya, ia menyampaikan bahwa limbah dapur seperti sisa sayuran dan buah dapat difermentasi menjadi pupuk cair yang bermanfaat bagi kesuburan tanaman.
Selain penyampaian materi, mahasiswa KKN juga mengajak warga untuk mengikuti praktik langsung pembuatan pupuk kompos cair menggunakan bahan-bahan organik yang tersedia di lingkungan sekitar. Praktik tersebut meliputi proses pencampuran bahan, penambahan larutan fermentasi, hingga teknik penyimpanan agar proses pengomposan berjalan dengan baik.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Warga terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan dan aktif mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari takaran bahan, lama proses fermentasi, hingga cara penggunaan pupuk cair pada tanaman.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Kelompok 076 UMY berharap masyarakat Dusun Kebon dapat menerapkan pengolahan sampah organik secara mandiri di tingkat rumah tangga. Upaya sederhana ini diharapkan dapat membantu mengurangi jumlah sampah sekaligus memberikan manfaat bagi pertanian rumah tangga dan lingkungan yang lebih bersih serta berkelanjutan.
Kegiatan ditutup dengan sesi dokumentasi bersama serta penyerahan sertifikat kepada pemateri sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dalam kegiatan edukasi lingkungan tersebut.
Sebagai bagian dari komitmen pengabdian kepada masyarakat, program KKN UMY akan terus mendorong mahasiswa untuk menghadirkan solusi yang aplikatif, relevan, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
