Konten dari Pengguna

Apa Itu Resesi, Apakah Penyebabnya dan Bagaimana Cara Menghadapinya?

Angger Danar

Angger Danar

Penulis amatir yang selalu senang mempelajari hal baru mengenai kesehatan, olahraga, sosial, dan teknologi.. Freshgraduate Ilmu Komunikasi dari Universitas Ahmad Dahlan.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Angger Danar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gambar: pikisuperstar freepik
zoom-in-whitePerbesar
Gambar: pikisuperstar freepik

Resesi merupakan kondisi suatu negara yang mengalami penurunan signifikan dalam aktivitas ekonomi, aktivitas ekonomi ini tidak hanya dalam satu negara saja, melainkan tersebar di seluruh ekonomi berbagai negara. Hal ini biasanya terlihat pada PDB riil (Produk Domestik Bruto riil) seperti pendapatan riil, lapang kerja yang sempit, produksi bidang industri terlihat negatif, maupun pelaku usaha grosir, hingga pertumbuhan ekonomi yang negatif selama dua kuartal berturut-turut.

Resesi ini awalnya disebabkan akibat minusnya perekonomian Amerika Serikat selama dua kuartal berturut-turut dan berimbas kepada negara yang menjalin kerja sama.

Amerika Serikat terkena resesi berawal dari inflasi yang terus meningkat, sehingga menyebabkan penurunan ekonomi. Resesi ini diketahui pada kuartal pertama tahun 2022, sekitar minus 1,6 persen dan kuartal kedua tercatat minus 0,9 persen.

Penyebab Terjadinya Resesi Ekonomi?

Penyebab dari resesi ekonomi sendiri beragam, mulai dari guncangan ekonomi yang tak terduga hingga menyebabkan gangguan ekonomi yang meluas. Guncangan ekonomi tersebut bisa ditarik, ketika terjadinya bencana alam besar seperti pandemi covid-19 yang telah melanda semua negara sehingga menghambat kinerja ekonomi dunia. Ada lagi kondisi geopolitik yang sedang tidak baik dan berimbas pada kenaikan laju inflasi.

Jika resesi ini terus berlanjut, Indonesia bisa terkena dampak dari hal tersebut. Pasalnya, Amerika Serikat merupakan sektor impor dan ekspor Indonesia dalam perputaran ekonomi. Ketika resesi ekonomi jatuh lebih dalam, daya beli konsumen terhadap produk akan berkurang, hal ini dapat menyebabkan pendapatan negara berkurang dan bisa menyebabkan inflasi. Berlandaskan hal itu, kita sebagai masyarakat awam perlu mengetahui dan menghadapi resesi ekonomi seperti apa.

Bagaimana Cara Mengetahui dan Menghadapi Resesi Ekonomi Ketika itu Terjadi?

Adanya informasi dan berita mengenai resesi ekonomi memang cukup meresahkan, tetapi sebagai masyarakat awam terdapat cara untuk mengetahuinya ketika itu terjadi sebagai berikut:

  1. Pertumbuhan ekonomi yang terlihat lambat selama dua kuartal terakhir

  2. Tingkat pengangguran tinggi

  3. Terjadinya inflasi dan deflasi

  4. Tingkat daya beli masyarakat turun

  5. Terjadinya ketidakseimbangan produksi dan konsumsi

Dengan mengetahui apa ciri-ciri dari resesi, kita akan dapat mempersiapkan apa saja kebutuhan yang penting untuk dilakukan. Cara menghadapi resesi ekonomi sebagai berikut:

  1. Mempersiapkan diri jika terkena PHK

  2. Mempelajari keahlian baru

  3. Memperbanyak dana darurat

  4. Mengikis pengeluaran dana yang tidak penting