Konten dari Pengguna

Healthy Cookies MOMONANA Dukung Program Ketahanan Pangan di Desa Bukti

Danna Aditry Wijaya

Danna Aditry Wijaya

saya adalah mahasiswa dari prodi S1 Pendidikan Vokasional Seni Kuliner

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Danna Aditry Wijaya tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Desa Bukti Tingkatkan Ketahanan Pangan Lewat Produk Olahan Healthy Cookies MOMONANA

Penyaluran Cookies MOMONANA (MOcaf, MOringa, baNANA) Sebagai Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Balita di Desa Bukti
zoom-in-whitePerbesar
Penyaluran Cookies MOMONANA (MOcaf, MOringa, baNANA) Sebagai Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Balita di Desa Bukti

Tim dosen dan mahasiswa bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Sekar Sari Desa Bukti meluncurkan produk pangan sehat Healthy Cookies MOMONANA (MOcaf, MOringa, baNANA). Program ini menitikberatkan pada pemanfaatan pangan lokal desa untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung upaya Indonesia Bebas Stunting.

Produk Cookies MOMONANA dibuat dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang melimpah di Desa Bukti: tepung mocaf, pisang, dan daun kelor. Produk ini kaya serat, vitamin, mineral, serta bebas gluten, sehingga cocok sebagai Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita.

Cookies MOMONANA (MOcaf, MOringa, baNANA)

“Pemanfaatan pangan lokal tidak hanya berperan dalam pemenuhan gizi balita, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat. Produk ini menjadi contoh bahwa pangan sehat tidak harus mahal dan bisa dihasilkan dari potensi desa sendiri,” ujar Risa Panti Ariani, dosen Undiksha sebagai pelaksana program.

Program pemberdayaan ini meliputi pelatihan pembuatan produk, pengemasan, produksi untuk PMT, promosi digital, pembukuan sederhana, hingga pendampingan rutin. Kegiatan ini sekaligus memberi pengalaman langsung bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu di masyarakat.

Salah satu kader Posyandu Desa Bukti, Ni Putu Ayu Suartiningsih, menyambut baik inisiatif ini karena mendukung pemenuhan gizi balita melalui PMT berbasis pangan lokal.

“Produk ini bisa menjadi alternatif PMT yang lebih sehat, dan terbuat dari tepung mocaf serta daun kelor menjadikan cookie varian baru yang disukai anak-anak,” jelasnya.

Pendamping P2M Desa Bukti, I Made Supatra, juga memberikan apresiasi terhadap program ini.

“Adanya program ini tentu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para KWT di Desa Bukti dalam mengolah bahan pangan lokal seperti kelor, mocaf, dan pisang yang memang dihasilkan dari desa sendiri,” ungkapnya.

Program MOMONANA sejalan dengan Asta Cita, mendukung pencapaian SDGs (ketahanan pangan, kesehatan, pemberdayaan perempuan, ekonomi desa), serta memberi kontribusi nyata bagi penurunan angka stunting melalui PMT berbahan lokal.

Melalui kolaborasi akademisi dan masyarakat desa, Desa Bukti diharapkan menjadi model desa tangguh pangan yang berkelanjutan, mendorong pertanian lokal, kesehatan, dan ekonomi masyarakat secara bersamaan.