10 Hewan Paling Beracun, Ada yang Bisa Sebabkan Kematian

Menyajikan sisi unik dunia binatang, menjelajah ke semesta eksotisme lain margasatwa
Tulisan dari Dasar Binatang tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Sekilas terlihat kecil dan tak berbahaya, namun siapa sangka sejumlah hewan menyimpan racun di dalam tubuhnya.
Jika tergigit atau tak sengaja mengonsumsi, efeknya bisa benar-benar akan parah bagi hewan lain atau manusia.
Penasaran hewan apa saja yang paling beracun? Keep scroliing!
1. Asian tiger snake
Asian tiger snake adalah satu-satunya spesies ular yang berbisa dan beracun. Nggak cuma gigitannya yang mengandung racun, tetapi di kulitnya juga tersimpan racun yang diperoleh dari mangsanya.
2. Hooded pitohui
Pitohiu dichorus atau hooded pitohiu merupakan burung endemik yang tersebar di berbagai wilayah Papua. Burung ini, menyimpan neurotoxin di kulit dan bulunya yang disebut homobatrachotoxin. Efeknya bisa menyebabkan mati rasa dan kesemutan pada manusia. Sedangkan untuk hewan yang ukuran tubuhnya lebih kecil, efeknya bisa jauh lebih berbahaya. Racun itu diperkirakan berasal dari mangsanya.
3. Penyu sisik
Penyu sisik mengonsumsi berbagai mangsa seperti ganggang dan spons beracun hingga cnidaria berbisa, dagingnya bisa jadi sangat beracun. Jadi, siapa pun yang mengonsumsi dagingnya berpotensi mengalami keracunan dengan gejala seperti mual, muntah, diare, dan keluhan perut.
4. Katak tebu
Katak tebu memiliki kelenjar racun yang menghasilkan bufotoxin. Toksin di kulitnya sangat kuat sampai-sampai bisa membunuh berbagai hewan dan sangat berbahaya bagi anjing.
5. Katak panah beracun
Kecil dan punya warna cerah, katak panah beracun sebenarnya menyimpan racun berbahaya di kulitnya.
6. Lalat Spanyol
Lalat Spanyol adalah sejenis kumbang lepuh yang menghasilkan racun cantharidin untuk bertahan melawan pemangsa. Racun itu bisa menyebabkan rasa terbakar yang menimbulkan rasa sakit yang parah. Jika lalat ini sampai termakan, racunnya bisa menyebabkan bisul, lepuh, dan pendarahan di seluruh saluran pencernaan bahkan bisa mengakibatkan kematian.
7. Comb stars
Bintang-bintang sisir mengandung tetrodotoxin, neurotoksin kuat yang menyebabkan kelumpuhan dan kematian akibat kegagalan pernapasan. Setiap gram dari daging bintang sisir ini mengandung racun yang bisa membunuh 250 tikus dan sampai saat ini belum ada penawarnya.
8. Rough-skinned newt
Hanya ada tiga spesies salamander beracun, yang paling beracun di antaranya adalah kadal berkulit kasar. Di dagingnya terdapat tetrodotoxin yang bisa membunuh pemangsa. Pemangsa yang berhasil melahapnya justru akan mengalami mati rasa di seluruh tubuh dan serangan jantung.
9. Striated surgeonfish
Lonjakan lurik lurik, Ctenochaetus striatus, adalah spesies ikan laut dalam keluarga Acanthuridae. Di dalam tubuhnya terjadi penumpukan racun yang didapatkan dari makanannya. Penumpukan racun dalam dagingnya bisa menyebabkan keracunan ikan ciguatera yang mepengaruhi 20.000 hingga 50.000 orang setiap tahun.
Gejala ciguatera sendiri mirip dengan jenis keracunan makanan lainnya tetapi bisa berlangsung dari bulan hingga bertahun-tahun.
10. Ikan buntal
Hati, ginjal, dan paku ikan buntal mengandung racun saraf berbahaya yang beracun bagi manusia. Untuk itulah, ikan buntal hanya bisa diolah oleh koki profesional dan berlisensi.
