5 Hewan dengan Kemampuan Regenerasi Ini Bisa Hidup dalam Waktu Lama Bahkan Abadi

Menyajikan sisi unik dunia binatang, menjelajah ke semesta eksotisme lain margasatwa
Tulisan dari Dasar Binatang tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mustahil untuk bisa bertahan hidup selamanya, tetapi nyatanya ada sejumlah hewan yang memang bisa hidup dalam waktu lama bahkan abadi.
Hewan-hewan ini memiliki kemampuan istimewa untuk meregenerasi tubuhnya yaitu menumbuhkan kembali bagian tubuh yang rusak atau lepas sehingga terhindar dari penuaan, rasa sakit, bahkan kematian.
Kira-kira hewan apa saja ya? Simak rangkumannya!
1. Immortal Jellyfish
Memiliki nama latin Turritopsis dohrnii, ubur-ubur abadi ini disebut 'Abadi secara biologis'. Tersebar di lautan di seluruh dunia, ubur-ubur abadi bisa meregenerasi tubuhnya kembali ke tahap awal siklus hidup.
Kehidupan ubur-ubur abadi dimulai dari telur menjadi larva yang disebut planula. Kemudian, palnula akan menempel di permukaan seperti batu atau dasar samudera bahkan lambung kapal lalu berkembang menjadi polip yaitu struktur tubuh berbentuk tabung dengan mulut dan kaki.
Jika ubur-ubur abadi ini terluka, akan kembali ke tahap polip selama tiga hari, mengubah sel-selnya menjadi lebih muda dan akhirnya kembali dewasa lagi.
2. Hydra
Hydra adalah genus dari hewan air tawar kecil. Selain itu, Hydra juga merupakan hewan pemangsa yang termasuk dalam filum cnidaria dan kelas hydrozoa. Hydra terlihat mirip dengan tahap polip ubur-ubur. Umumnya hydra menghabiskan hari-hari di kolam atau sungai air tawar. Dengan tentakelnya yang menyengat, hydra bisa melahap mangsa yang berenang melewatinya.
Uniknya, hydra seolah tak mengalami penuaan layaknya makhluk hidup. Sel induk hydra memiliki kapasitas untuk pembaruan diri yang tak terbatas. Hal itu bisa terjadi karena serangkaian gen FoXo yang berperan dalam mengatur berapa lama sel akan hidup. Jadi, gen tersebut memainkan peran penting dalam menjaga keremajaan hydra sehingga tak alami penuaan.
3. Lobster
Meski tak masuk kategori abadi, tetapi lobster disebut-sebut tak mengalami penuaan karena kemampuan memperbaiki DNA secara terus-menerus.
Namun, tubuh lobster yang tumbuh lebih besar tidak diiringi dengan penumbuhan cangkang. Hal itulah yang kemudian menjadi alasan Lobster akhirnya mati.
4. Cacing pipih (Flatworms)
Cacing pipih terkenal karena kemampuan regenerasinya yang bisa membelah diri menjadi dua. Regenerasi ini berlaku juga untuk penuaan dan jaringan yang rusak.
5. Bintang laut
Bintang laut bisa meregenerasi anggota tubuhnya yang terluka saat terluka oleh predator selama cincin saraf pusat masih utuh.
