Fakta Red Handfish, Ikan yang Bisa Berjalan di Dasar Laut

Menyajikan sisi unik dunia binatang, menjelajah ke semesta eksotisme lain margasatwa
Tulisan dari Dasar Binatang tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Red handfish menjadi jenis ikan yang menarik perhatian karena menggunakan anggota tubuhnya untuk berjalan di sepanjang dasar laut.
Ikan yang berasal dari Pantai Timur Tasmania ini, dinamakan red handfish karena menggunakan siripnya untuk berjalan. Ikan ini berkeliaran di dasar laut, yang memiliki rata-rata panjang 6 cm hingga 13,5 cm. Ada dua variasi red handfish, satu berwarna merah dan satunya ditandai dengan adanya hiasan merah.
Red handfish yang pertama kali ditemukan pada tahun 1800-an di sekitar Port Arthur, diketahui memakan krustasea dan cacing kecil untuk bertahan hidup.
Red handfish terhitung sebagai spesies langka di dunia bahkan terancam punah. Mereka bertelur di dasar potongan rumput laut, sehingga telur-telur itu bisa saja terseret oleh penyelam dan perahu. Selain itu, red handfish juga menjadi perburuan liar untuk dijadikan hewan peliharaan sehingga mengakibatkan rendahnya tingkat reproduksi. Untuk itulah spesies red handfish pun dirahasiakan habitatnya, demi menjaga populasinya.
Menurut keterangan peneliti Universitas Tasmania Rick Stuart-Smith pada tahun 2018, saat itu hanya ada 20 sampai 40 red handfish yang hidup di hamparan karang di dekat Teluk Frederick Henry di Hobart. Meski begitu, ia meyakini masih ada populasi red handfish di berbagai tempat yang belum diketahui.
Beruntung pada Bulan Desember 2019 lalu, 50 red handfish lahir di penangkaran. Nantinya, red handfish tersebut akan dilepas ke lautan dalam waktu sekitar satu tahun untuk menjaga populasinya.
