Konten dari Pengguna

Gurita Kelapa Menggunakan Kelapa dan Cangkang Saat Berjalan

Dasar Binatang

Dasar Binatang

Menyajikan sisi unik dunia binatang, menjelajah ke semesta eksotisme lain margasatwa

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dasar Binatang tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seekor Gurita Kelapa. Foto: Screen Youtube Protect All Wildlife
zoom-in-whitePerbesar
Seekor Gurita Kelapa. Foto: Screen Youtube Protect All Wildlife

Desain alami sangat menarik, terutama pada dunia bahwa laut yang penuh dengan misteri. Namun, ada makhluk yang memiliki kebiasaan tidak biasa, bisa dibilang licik maupun cerdik. Gurita kelapa adalah salah satu spesies gurita, yang sesuai namanya, menggunakan kelapa atau cangkang di dasar laut untuk membantu aktivitas kesehariannya. Melansir dari All Thats Interesting, berikut pengetahuan tentang gurita kelapa dengan tingkah laku cerdiknya tersebut.

Gurita kelapa banyak ditemukan di perairan Samudra Pasifik bagian barat. Para ilmuwan telah memasukkan nama ilmiah Amphioctopus marginatus sebagai salah satu dari 300 spesies gurita. Spesies ini tentunya hampir sama dengan para saudaranya, seperti tubuh yang lunak dan terdiri dari kepala serta tentakel yang digunakan untuk berenang, makan, dan aktivitas lainnya.

Gurita kelapa pertama kali menarik perhatian para ilmuwan pada tahun 2009, dimana studi pertama secara resmi diterbitkan dalam jurnal Current Biology. Tim menangkap gurita kelapa selama serangkaian perjalanan menyelam di sekitar pulau Sulawesi Utara dan Bali beberapa tahun sebelumnya. Saat itu, perilaku gurita kelapa belum pernah dipelajari secara ilmiah.

video youtube embed

Cara makhluk ini mempertahankan diri adalah dengan mengumpulkan batok kelapa atau tempurung laut lainnya yang tergeletak di dasar laut. Tubuhnya yang hanya tumbuh hingga enam inci, termasuk panjang tentakelnya, menjadikan kepompong kosong dari kelapa dan cangkang laut yang dibelah menjadi dua sebagai tempat persembunyian yang sempurna.

Secara keseluruhan, gurita dikenal sebagai makhluk yang sangat cerdas. Hewan lain jarang memiliki kebiasaan yang bergantung pada suatu benda untuk digunakan nanti seperti yang dilakukan gurita kelapa dengan cangkangnya.

Setelah seekor gurita kelapa memilih batok yang disukai, maka hewan itu akan membawa-bawa cangkangnya, sampai siap menggunakannya lagi. Sehingga, kecerdasan ini mungkin lebih mirip dengan manusia, dibandingkan spesies lain dari kerajaan hewan.

“Apa yang membuatnya berbeda dari umang-umang adalah gurita ini mengumpulkan cangkang untuk digunakan nanti, jadi saat diangkut, gurita tidak mendapatkan perlindungan apa pun dari cangkang,” kata Finn, seorang ahli biologi di Museum Victoria, Melbourne.

Dengan kata lain, tindakan perencanaan sebelumnya adalah perilaku unik yang belum pernah ditunjukkan oleh hewan invertebrata mana pun kecuali gurita kelapa.

Tak hanya sebagai tempat perlindungan yang kokoh, gurita menggunakan kelapa dan tempurung sebagai jebakan mangsa. Gurita akan melakukan persembunyian terlebih dahulu di balik cangkang agar tak terlihat oleh mangsa, dan ketika musuh mendekat, gurita tak ragu menerkam pada saat yang tepat sebagai santapan makanan. Mangsa lezat bagi hewan ini adalah kepiting, kerang, dan udang.

Uniknya lagi, saat cangkang tidak digunakan, gurita akan membungkus tentakelnya dan menggunakan sisa tentakel yang tidak terbungkus untuk bergerak, seolah-olah sedang berjalan di atas panggung. Selain itu, metode aneh dalam pergerakannya melintasi dasar laut, membuatnya tampak hampir berkaki dua saat membawa cangkang. Ini adalah bukti perilaku tidak biasa lainnya di antara invertebrata yang hanya ditemukan di antara spesies cephalopoda tertentu.

video youtube embed