Mengenal Ghost Mantis yang Bentuknya Seperti Daun Kering

Menyajikan sisi unik dunia binatang, menjelajah ke semesta eksotisme lain margasatwa
Tulisan dari Dasar Binatang tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ghost Mantis yang memiliki nama ilmiah Phyllocrania paradoxa adalah belalang yang habitat alaminya berada di Madagaskar dan benua Afrika. Spesies hewan yang satu ini terbilang unik karena warna tubuhnya berwarna cokelat tua, cokelat muda, menyerupai pasir, kehijauan hingga kehitaman. Warna kulit dari ghost mantis sendiri tergantung pada lingkungan. Di lingkungan yang lebih lembap, warna ghost mantis berwarna hijau.
Penampilan ghost mantis tampak seperti daun yang kering, begitu juga dengan sayapnya. Ukuran tubuh ghost mantis hanya sekitar 5 cm saat dewasa. Ghost mantis jantan lebih kurus dan panjang sayapnya melewati perut. Sementara betina cenderung lebih besar dan berat daripada jantan. Kepala ghost mantis memanjang dan memiliki kerucut asimetris sehingga benar-benar terlihat seperti daun. Di alam liar, ghost mantis bisa selamat dari predator terutama saat berada di antara daun-daun kering.
Sedangkan sebagai predator, ghost mantis sangat tenang menunggu mangsanya. Pasalnya, ghost mantis jarang mengejar mangsa. Biasanya ghost mantis tetap dalam penyamarannya di daun kering dan sabar menunggu mangsa datang mendekat. Begitu mangsa sudah terlihat, ghost mantis akan menyerang dengan cepat.
Mangsa utama ghost mantis sendiri adalah lalat. Meski begitu, ghost mantis juga memakan jangkrik, belalang kecil, dan serangga lainnya. Ukuran mangsa belalang mantis harus seukuran kepalanya karena tidak sekuat spesies lainnya.
Ghost mantis tak menganut perilaku kanibalisme sesama. Jika spesies hewan lain menyerang dan memangsa satu sama lain, ghost mantis justru tetap tenang dan tidak agresif jika berada di tempat yang sama dengan spesies sejenisnya.
