Konten dari Pengguna

Mengenal Giant Golden-Crowned Flying Fox, Disebut Kelelawar Terbesar di Dunia

Dasar Binatang

Dasar Binatang

Menyajikan sisi unik dunia binatang, menjelajah ke semesta eksotisme lain margasatwa

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dasar Binatang tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Giant Golden-Crowned Flying Fox. Foto: Capture Youtube Animal Wire
zoom-in-whitePerbesar
Giant Golden-Crowned Flying Fox. Foto: Capture Youtube Animal Wire

Jika biasanya kita mengenal kelelawar dengan ukuran tubuh dan sayap sedang, ternyata ada yang panjang ukurannya sebesar manusia. Kelelawar tersebut adalah giant golden crowned flying fox, yang memiliki bulu berwarna cokelat keemasan di kepalanya.

Giant golden crowned flying fox memiliki nama latin acerodon jubatus. Tubuhnya diselimuti sayapnya yang panjang. Jika sayapnya dibentangkan secara utuh, panjangnya bisa mencapai lima kaki dan berat hingga 2,5 pound.

Kerap disebut rubah bersayap, giant golden crowned flying fox memiliki wajah mirip rubah. Sementara itu, moncongnya panjang seperti anjing dengan telinga yang runcing.

X post embed

Dianggap sebagai kelelawar terbesar di dunia, giant golden crowned flying fox bisa ditemukan di Filipina, dengan lokasi spesifik di Maitum dan Mindanao. Giant golden crowned flying fox hidup di gua yang dalam atau di hutan hujan. Biasanya, giant golden crowned flying fox mengikuti rute sungai yang menurut para ahli memudahkan untuk menemukan sumber makanan.

Habitatnya di daerah sekitar air, giant golden crowned flying fox dikenal sering merawat diri. Kelelawar yang satu ini akan mengambil air dengan sayapnya lalu membasuhnya ke seluruh tubuh.

Sama dengan sebagian besar hewan lainnya, giant golden crowned flying fox juga hidup berkelompok untuk membantu tetap hangat dan aman. Hidup berkelompok tentunya juga memudahkan giant golden crowned flying fox untuk berburu lebih mudah.

video youtube embed

Makanan utama giant golden crowned flying fox adalah buah-buahan yang tumbuh di hutan hujan di pohon ara. Giant golden crowned flying fox akan keluar di malam hari dan melakukan perjalanan hingga 25 mil untuk mencari makanan.

Tak bisa dimungkiri, giant golden crowned flying foxj juga tak lepas dari bahaya kepunahan. Hal ini dikarenakan banyaknya pemburu liar dan persaingan ketat berburu buah-buahan dengan manusia. Selain itu, berkurangnya hutan tempat tinggal juga tak lepas menjadi faktor ancaman kepunahan.