Konten dari Pengguna

Mengenal Katak Ungu Berhidung Mirip Babi, Keluar dari Tanah Hanya Saat Hujan

Dasar Binatang

Dasar Binatang

Menyajikan sisi unik dunia binatang, menjelajah ke semesta eksotisme lain margasatwa

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dasar Binatang tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Katak ungu. Foto: Capture Youtube Earth Titan
zoom-in-whitePerbesar
Katak ungu. Foto: Capture Youtube Earth Titan

Katak ungu berhidung mirip babi merupakan spesies yang ditemukan di Pegunungan Ghats Barat, India. Katak ini memiliki kulit ungu berkilau, lingkaran biru muda di sekitar matanya, dan hidung runcing menyerupai hidung babi. Para ilmuwan menyebut spesies baru katak ungu Bhupathy ini dengan Nasikabatrachus Bhupathi.

Melansir dari National Geographic, ciri fisik yang khas dari katak ini adalah mata kecil, moncong panjang, dan anggota tubuh pendek. Sementara panjang tubuh Nasikabatrachus Bhupathi adalah sekitar 4,5 hingga 5 cm. Katak ungu diketahui menghabiskan hampir seluruh hidupnya di bawah tanah.

Pasalnya, katak ungu tidak muncul ke permukaan untuk mencari makan. Dalam mencari makan, katak ungu India menggunakan lidah panjangnya untuk menangkap semut dan rayap dari permukaan tanah.

video youtube embed

Ada satu hal yang membuat katak ungu ini keluar dari liang bawah tanahnya, yaitu hujan. Saat itulah, katak jantan akan membuat suara keras yang disebut panggilan kawin.

Katak jantan kemudian kawin dengan betina di sungai, lalu menyimpan telur yang telah dibuahi. Setelah satu atau dua hari, telur itu menetas menjadi berudu. Namun berbeda dengan berudu seperti kebanyakan katak lain yang menghabiskan hari di genangan air, berudu katak ungu menempel di bebatuan di balik air terjun selama 120 hari. Selanjutnya, mereka akan memakan alga dengan gigi kecil yang dimiliki.

Setelah fase larva, katak ungu mengucapkan perpisahan pada dunia luar dan mulai hidup dalam kerahasiaan di bawah permukaan tanah.