Tekno & Sains
·
17 September 2020 12:25

Mengenal Spesies Anjing Laut Terbesar di Dunia

Konten ini diproduksi oleh Dasar Binatang
Mengenal Spesies Anjing Laut Terbesar di Dunia (142359)
Anjing Laut Gajah. Foto: 12019 from Pixabay
Anjing laut gajah selatan adalah hewan karnivora berbulu terbesar di dunia, dibandingkan dengan spesies sejenis lainnya. Jantan dewasa setidaknya enam kali lebih besar dari beruang kutub dan dua kali lebih besar dibandingkan dengan saudaranya, anjing laut gajah utara.
ADVERTISEMENT
Panjang jantan dapat mencapai 6 meter dan beratnya lebih dari 3,7 ton. Sedangkan betina jauh lebih kecil. Perbedaan ukuran ini disebabkan hasil teritorialitas dan kebiasaan jantan menggembangkan harem dari beberapa betina. Melansir dari National Geographic, Mental Floss, dan Oceana, berikut fakta-fakta tentang anjing laut gajah selatan yang memiliki ukuran raksasa.

Habitat Asli

Hewan yang memiliki nama ilmiah Mirounga leonina hidup di perairan sub-Antartika dan Antartika yang memiliki kondisi sangat dingin tetapi kaya akan ikan, cumi-cumi, dan makanan laut lainnya yang dapat dinikmati spesies ini. Anjing laut gajah selatan berkembang biak di darat tetapi menghabiskan musim dingin di perairan Antartika yang dingin.

Pertarungan dan Reproduksi Kawin

Anjing laut jantan akan menentukan dan mempertahankan wilayah serta membuat harem yang terdiri dari 40 hingga 50 betina, dimana ukurannya jauh lebih kecil dari pasangannya yang sangat besar. Jantan bertarung satu sama lain dengan mengeluarkan suara untuk mendominasi kawin. Beberapa pertempuran berakhir dengan meraung dan agresif, bahkan hingga berdarah.
ADVERTISEMENT
Betina akan melahirkan seekor anak anjing laut dan merawatnya sehingga kurang lebih sebulan. Saat menyusui anaknya, betina tidak makan. Ibu dan anak hidup dari energi yang disimpan dalam cadangan lemaknya. Betina melahirkan satu anak setiap tahun setelah kehamilan 11 bulan.
Video

Migrasi

Anjing laut gajah bermigrasi selama berbulan-bulan lamanya untuk mencari makan dengan menyelam jauh ke lautan. Spesies yang memiliki angka harapan hidup 22 tahun ini, kembali ke sarang di musim dingin untuk berkembang biak dan melahirkan. Meskipun anjing laut jantan dan betina menghabiskan waktu di laut, rute migrasi dan kebiasaan mungkin akan berbeda. Gajah laut jantan cenderung mengambil rute yang tidak berubah, sedangkan betina lebih memilih jalur yang bervariatif untuk mengejar mangsa.
ADVERTISEMENT

Mengkonservasi Penggunaan Air dengan Buang Air

Di daratan kering, gajah laut sering pergi tanpa minum dalam waktu yang lama. Untuk menghindari dehidrasi, ginjal dapat menghasilkan urin pekat yang mengandung lebih banyak limbah dan lebih sedikit air. Setiap beberapa kali minum, gajah laut akan kembali buang air seperti biasanya.

Pernah Hampir Punah

Anjing laut gajah diburu secara agresif untuk diambil minyaknya, dan jumlahpopulasi pernah berkurang hingga di ambang kepunahan pada tahun 1892. Untungnya, koloni kecil berhasil bertahan dengan berkembang biak. Pada tahun 1910, diperkirakan hanya sekitar 20 hingga 100 anjing laut gajah masih hidup.
Populasi yang selamat ini tinggal di sekitar Pulau Guadalupe di lepas pantai Baja California Meksiko. Segalanya akhirnya berbalik untuk Mirounga leonina pada tahun 1922, ketika pulau itu menjadi cagar Biologis, dan anjing laut gajah mendapatkan perlindungan pemerintah. Populasi global membengkak hingga 160.000 ekor, semuanya adalah keturunan dari wilayah kekuasaan Pulau Guadalupe.
ADVERTISEMENT
Video