Ngeri, 5 Hewan Ini Meminum Darah Hewan Lainnya

Menyajikan sisi unik dunia binatang, menjelajah ke semesta eksotisme lain margasatwa
Tulisan dari Dasar Binatang tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Untuk bertahan hidup hewan bisa melakukan apa saja, mulai dari melakukan penyamaran hingga memangsa apa pun. Namun, apa jadinya jika meminum darah hewan lainnya?
Yap, beberapa hewan ternyata melakukannya. Dengan paruhnya, bahkan ada yang menghisap darah dari hewan lain secara sadis.
Hewan apa saja? Berikut penjelasannya!
1. Vampire ground finch
Vampire ground finch adalah burung kecil asli Kepulauan Galapagos.
Vampire ground finch yang tampak biasa adalah kerabat dekat dari tetangga pemakan biji, finch berparuh tajam. Tapi, terlihat mengerikan.
Meskipun masih makan biji dan belatung, burung ini telah beradaptasi dengan kehidupan di lingkungannya dengan mengubah fungsi paruh dengan meminum darah. Mereka cukup melompat di atas burung yang lebih besar, dan mematuk bulu-bulu ekor sampai berdarah. Selain itu, mereka juga menyukai anak ayam yang tidak berdaya yang meringkuk di sarang. Kebiasaan meminum darah ini memungkinkan vampire ground finch bertahan hidup bahkan di bulan-bulan terkering.
2. Kenyan jumping spider (Evarcha culicivora)
Evarcha culicivora adalah spesies laba-laba yang tergolong familia Salticidae dan biasanya banyak ditemui di Kenya.
Laba-laba yang satu ini tidak memiliki fitur khusus di mulutnya untuk menembus kulit manusia. Sebaliknya, mereka meminum darah yang terhisap oleh nyamuk lain. Tapi, mereka hanya menghisap darah dari nyamuk Anopheles gambiae betina yang jadi perantara malaria utama di Afrika.
3. Vampire moth (Calyptra thalictri)
Ngengat yang berasal dari keluarga Erebidae ini merupakan spesies yang biasanya ada di daerah Jepang dan Korea, selatan ke Cina dan Malaysia, barat melalui Ural ke Eropa Selatan, tetapi kini juga berada hingga Eropa utara.
Beberapa spesies kini menjadi haus darah. Siberia Calyptra thalictri telah menggunakan lidah berduri yang panjang untuk meminum darah vertebrata, termasuk manusia.
Sementara itu, Ngengat Calyptra jantan dari Asia akan memakan mangsa raksasa, seperti sapi, badak, dan bahkan gajah.
4. Vampire fish (Vandellia cirrhosa)
Jenis ikan dapat ditemukan di Sungai Amazon dan di antara penduduk lokal sebagai ikan paling ditakuti, bahkan lebih dari piranha.
Vampire fish sebagian besar menempel pada insang ikan lele lain.
5. Assassin bugs (Reduviidae family)
Reduviidae adalah keluarga kosmopolitan besar ordo Hemiptera. Assassin bugs punya tiga hal untuk mendapatkan mangsanya, yaitu strategi cerdik, sembunyi-sembunyi, dan senjata mematikan.
Beberapa menargetkan lebah, sementara yang lainnya menghisap darah kelelawar. Jika predator lain bersusah payah membunuh mangsanya, Assassin bugs menggunakan rostrumnya untuk menyuntikkan mangsanya dengan koktail enzim dan mencernanya dari dalam ke luar. Kemudian, paruhnya berfungsi sebagai sedotan untuk menghisap darah korbannya dalam keadaan hidup atau mati.
