Konten dari Pengguna

Pengorbanan Mengharukan 7 Hewan untuk Anaknya, Ada yang 8 Tahun Setia Merawat

Dasar Binatang

Dasar Binatang

Menyajikan sisi unik dunia binatang, menjelajah ke semesta eksotisme lain margasatwa

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dasar Binatang tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kasih orang tua sepanjang masa, kalimat tersebut sangat tepat disematkan untuk tujuh hewan ini.

Tak hanya manusia yang rela berkorban habis-habisan untuk anaknya, sejumlah hewan pun melakukannya. Nggak hanya pengorbanan waktu tapi tenaga juga.

1. Anjing laut weddell

video youtube embed

Pengorbanan induk dari anjing laut weddel dimulai setelah bayinya lahir dan harus mengajarkan cara bertahan hidup di perairan dan bentang alam Antartika yang berbahaya.

Anjing laut weddell, menjadi satu di antara induk yang harus mengurus bayinya dan mengajari cara bertahan hidup sendirian. Yang membuat haru, hal ini harus dilakukan di sekitar Antartika, sebuah tempat yang memiliki kondisi paling ekstrem di bumi.

Selain itu, anjing laut weddell memberikan bayinya susu yang terdiri dari 60% lemak untuk tumbuh kembangnya.

2. Orangutan

Orangutan. Foto: blandinejoannic from Pixabay

Orangutan, merawat anak-anak mereka delapan tahun lamanya. Untuk itulah, mereka memiliki anak setiap sembilan tahun sekali.

Dalam delapan tahun itu, ada banyak hal yang harus diajarkan pada sang anak. Salah satunya adalah menemukan buah yang bisa dimakan, serta waktu yang tepat untuk memakannya. Tak hanya itu, orangutan harus mengajarkan anaknya membangun sarang sejak usia enam bulan. Keterampilan itu membutuhkan waktu sekitar tiga sampai empat tahun lamanya.

3. Sesilia (Gymnophiona)

video youtube embed

Sesilia merupakan ordo amfibia yang bertubuh serupa cacing besar atau ular. Sebagian besar, sesilia menghabiskan waktunya di sarang bawah tanah.

Di sanalah induk sesilia akan membiarkan larvanya menjilat sekresi di tubuhnya yang disebut kloaka. Bahkan, sesilia akan membiarkan bayinya merobek dan memakan kulitnya yang berlemak dan kaya nutrisi.

4. Penguin Adélie

video youtube embed

Ketika betina akhirnya bertelur, baik penguin jantan dan betina akan bergiliran menjaga telurnya. Pasalnya, telur itu tak akan menetas jika dibiarkan dalam cuaca dingin lebih dari lima menit.

Fase selanjutnya dari menjaga telur adalah memberi makan. Penguin akan berjalan cukup jauh untuk mencari makan dan memberikan makan untuk anak-anaknya. Penguin betina dan jantan akan bergiliran berburu sampai bayinya tumbuh dewasa.

5. Gajah Afrika

Gajah Afrika. Foto:Nel_Botha-NZ from Pixabay

Gajah hidup selama 70 tahun dan memiliki masa kehamilan yang sangat panjang yaitu hampir dua tahun. Untuk itulah gajah sangat menjaga anak-anak mereka. Bahkan, seluruh kawanannya pun akan saling membantu dalam menjaga anak-anak gajah.

Pada saat berbahaya, gajah-gajah dewasa akan menjadi garda terdepan dalam melindungi anak-anak.

6. Buaya

Buaya. Foto: sasint from Pixabay

Dikenal sebagai predator, buaya betina sangat menyayangi anaknya. Setelah bayinya lahir, buaya betina akan 'menggendongnya' di atas rahang demi memberikan perlindungan. Bayinya akan di bawa ke mana pun untuk diberikan makanan ikan, serangga, hingga siput pada tahun-tahun pertama.

7. Gurita

Octopus. Foto: glucosala from Pixabay

Gurita sangat setia pada anak-anaknya, bahkan rela kelaparan demi melindungi telurnya. Gurita, bisa tak makan berbulan-bulan agar tak meninggalkan telurnya. Dalam kondisi seperti itu pun gurita akan tetap menghadapi predator. Saat telur menetas, tak jarang gurita justru mati karena kelaparan atau terlalu lemah.