Proses Ekstrem Perkawinan Anglerfish: Jantan Menggigit Tubuh Betina

Menyajikan sisi unik dunia binatang, menjelajah ke semesta eksotisme lain margasatwa
Tulisan dari Dasar Binatang tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Anglerfish merupakan hewan penghuni laut dalam yang gelap. Habitat anglerfish adalah di kedalaman samudera Atlantik dan Antartika, meski pun ada beberapa yang tinggal di lingkungan tropis dangkal. Ciri khasnya adalah kepala besar dengan mulut berbentuk bulan sabit yang giginya tajam. Warna tubuh anglerfish umumnya berwarna abu-abu gelap hingga cokelat tua. Panjang anglerfish bisa mencapai 3,3 kaki tetapi sebagian besar lebih kecil dan kurang dari satu kaki.
Sebagai hewan laut dalam, anglerfish menyimpan fakta mengejutkan. Proses perkawinan anglerfish ternyata benar-benar di luar dugaan dan terkesan mengerikan. Saat anglerfish jantan mencari pasangan, mereka akan mengikuti feromon betina. Setelah menemukan yang cocok, anglerfish jantan akan menggigit bagian perut betina dan menempel sampai tubuhnya menyatu. Kulit jantan dan betina bergabung bersama, demikian juga pembuluh darahnya yang memungkinkan jantan mengambil semua nutrisi dari darah pasangannya. Kedua ikan itu pada dasarnya menjadi satu.
Setelah menjadi 'parasit' selamanya di tubuh betina, jantan tidak perlu lagi mempermasalahkan urusan berenang untuk mencari makan. Anglerfish jantan akan terus menjadi parasit di tubuh betina dan menyedikan sperma kapan pun betina siap bereproduksi. Pada akhirnya, saat anglerfish jantan mati tubuhnya akan menyatu dengan betina dan menyisakan bagian kelamin.
Meski begitu, tak semua anglerfish melakukan perkawinan ekstrem dan menjadi parasit selamanya.
