Konten dari Pengguna

WandaVision: Tidak Semua yang Kita Cintai Bisa Kita Miliki

Dafa Aufaruli

Dafa Aufaruli

Mahasiswa Universitas Sebelas Maret

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dafa Aufaruli tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

sreenshot dari seriees WandaVision
zoom-in-whitePerbesar
sreenshot dari seriees WandaVision

Judul: WandaVision

Tahun rilis: 2021

Genre: Superhero, Drama, Sitcom

Jumlah episode: 9 episode

Durasi: ±30–50 menit

Sutradara: Matt Shakman

Platform: Disney+

Alur dan Konflik

WandaVision bercerita tentang Wanda Maximoff dan Vision yang terlihat sedang menjalani kehidupan rumah tangga biasa di Westview. Mereka tinggal bersama dan kemudian memiliki dua anak, Billy dan Tommy. Tapi semakin lama, kehidupan yang terlihat normal tersebut mulai terasa aneh.

Ternyata, Westview merupakan realitas yang diciptakan Wanda menggunakan kekuatannya karena dia nggak bisa menerima kenyataan bahwa Vision sudah meninggal. Di dunia tersebut, Wanda bisa kembali bersama Vision dan menjalani kehidupan keluarga yang selama ini dia inginkan.

Konfliknya mulai muncul ketika warga Westview ternyata ikut terjebak dalam realitas yang Wanda ciptakan. Orang-orang dari luar juga mulai berusaha menghentikannya. Di tengah konflik tersebut, muncul Agatha Harkness, seorang penyihir yang awalnya menyamar sebagai Agnes, tetangga Wanda. Agatha ternyata tertarik dengan kekuatan Wanda dan berusaha mencari tahu bagaimana Wanda bisa menciptakan realitas sebesar itu.

Menurut aku, Agatha jadi salah satu bagian menarik dari konflik karena dia membuat Wanda semakin sadar dengan kemampuan yang sebenarnya dia punya. Dari sini Wanda mulai memahami bahwa kekuatannya bukan sekadar telekinesis atau kemampuan memanipulasi pikiran, tetapi jauh lebih besar. Wanda akhirnya menyadari dirinya sebagai Scarlet Witch.

Tapi menurut aku, konflik terbesar dalam series ini sebenarnya tetap ada di dalam diri Wanda sendiri. Dia harus memilih antara mempertahankan kehidupan yang membuatnya bahagia atau menerima kenyataan dan melepaskan semuanya. Jadi, meskipun ada konflik dengan Agatha dan orang-orang dari luar Westview, inti ceritanya tetap tentang Wanda yang berusaha menghadapi kehilangan.

Bagian yang Paling Berkesan

Bagian yang paling aku suka ada di akhir, ketika Wanda harus berpisah dengan Billy dan Tommy. Ada satu kalimat yang menurut aku sederhana tapi cukup bikin sedih, yaitu “Thanks for choosing me to be your mom.”

Menurut aku, kalimat itu terasa spesial karena Wanda benar-benar menganggap Billy dan Tommy sebagai anaknya. Walaupun mereka berasal dari dunia yang dia ciptakan, rasa sayang Wanda sebagai seorang ibu tetap terasa nyata. Dan ketika dia akhirnya harus menghilangkan dunia tersebut, dia juga harus kehilangan anak-anaknya.

Jujur, dari situ aku merasa ending WandaVision bukan cuma tentang Wanda yang menghentikan kekuatannya, tapi tentang Wanda yang akhirnya belajar melepaskan. Dia sebenarnya masih sayang dan masih ingin bersama mereka, tapi dia tahu kalau mempertahankan semuanya justru akan membuat keadaan semakin buruk.

Kelebihan dan Kekurangan

Menurut aku, salah satu kelebihan WandaVision adalah ceritanya yang nggak cuma berfokus pada aksi. Unsur emosionalnya cukup kuat dan membuat aku bisa lebih memahami karakter Wanda. Konsep sitcom-nya juga unik dan bikin series ini punya ciri khas sendiri.

Untuk kekurangannya, aku merasa bagian awalnya agak membingungkan dan sedikit lambat. Aku sempat bertanya-tanya sebenarnya series ini mau dibawa ke mana. Tapi setelah semuanya mulai terungkap, bagian awal tersebut akhirnya terasa masuk akal.

Rating: 4,8/5 ⭐

Secara keseluruhan, aku suka banget WandaVision. Aku nggak menyangka series ini bakal lebih banyak membahas tentang kehilangan dan keluarga daripada sekadar superhero. Buat aku, WandaVision berhasil menunjukkan bahwa di balik kekuatan Wanda yang besar, dia sebenarnya cuma seseorang yang ingin punya kehidupan dan keluarga yang bahagia.

Dan mungkin itu juga yang bikin ending-nya terasa cukup menyakitkan. Wanda akhirnya mendapatkan apa yang dia inginkan, tapi dia juga harus menjadi orang yang melepaskannya.