Ikan Pindang Tampil Beda: Kemasan Vakum Dan Label Produk Tingkatkan Nilai Jual

Mahasiswa Teknologi Hasil Perikanan Universitas Diponegoro
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Davina Maia Kusuma tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

UMKM pengolahan ikan pindang merupakan salah satu penggerak perekonomian masyarakat di Desa Tambaksari, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal. Produk ikan pindang telah dipasarkan secara luas, namun sebagian besar masih menggunakan kemasan sederhana tanpa label produk. Kondisi ini membuat identitas produk kurang menonjol dan memengaruhi daya tarik serta nilai jual di pasaran.
Program Peningkatan Identitas Ikan Pindang melalui Penerapan Kemasan Vakum dan Label Produk dilaksanakan (16/07/2026) melalui sosialisasi mengenai pentingnya kemasan dan pelabelan dengan praktik penggunaan kemasan vakum serta pemasangan label pada produk ikan pindang. Label yang diterapkan memuat informasi dasar produk sehingga memberikan identitas yang lebih jelas dan meningkatkan kepercayaan konsumen.
Program ini mendapat respons positif dari pelaku UMKM karena mampu memberikan wawasan baru mengenai pentingnya kemasan sebagai bagian dari strategi pemasaran. Diharapkan penerapan kemasan vakum dan label produk dapat meningkatkan daya saing ikan pindang sekaligus memperkuat citra UMKM Desa Tambaksari.
Kesan: Kegiatan ini memberikan manfaat dalam meningkatkan identitas dan nilai tambah produk ikan pindang.
Laporan oleh: Davina Maia Kusuma
