PKM Mahasiswa UNPAM: Edukasi Facebook Sebagai Media Pemasaran Di Era Digital.

saya Daviqia Fadel mahasiswa di Universitas Pamulang
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Daviqia Fadel tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tangerang Selatan, 15 September 2024 – Era digital membuka banyak peluang dalam dunia bisnis, salah satunya melalui media sosial. Menyadari pentingnya keterampilan pemasaran digital, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Pamulang menggelar Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Sosialisasi Pemanfaatan Media Sosial untuk Pemasaran Menggunakan Aplikasi Facebook” di SMKN 3 Kota Tangerang Selatan.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa kepada masyarakat, khususnya dalam memberikan edukasi pemasaran digital kepada generasi muda. Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Bintang Ardian Nugroho (Ketua Pelaksana), bersama anggota tim Daviqia Fadel, Irsad Fauzan, I Putu Ganesa, dan Bayu Pangestu, dengan bimbingan dosen Liestiani Hasan, S.T., M.Kom.
Di era digital yang terus berkembang, media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Lebih dari sekadar platform untuk berbagi cerita dan berinteraksi, media sosial kini berfungsi sebagai alat bisnis yang sangat efektif. Dengan jumlah pengguna yang terus meningkat, media sosial menawarkan peluang besar bagi individu dan perusahaan untuk memasarkan produk dan jasa mereka secara luas, cepat, dan hemat biaya.
Rangkaian Kegiatan PKM :
1.Pembukaan dari ketua pelaksana PKM
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para siswa untuk mengembangkan keterampilan wirausaha sejak dini. “Kami berharap siswa-siswa di sini dapat memanfaatkan media sosial dengan bijak dan produktif, baik untuk berbisnis maupun membangun personal branding,” ungkap Bintang Ardian ketua tim pelaksana.
Tidak hanya bagi siswa, kegiatan ini juga menjadi momen belajar bagi para mahasiswa Universitas Pamulang. Mereka belajar mengelola proyek, bekerja dalam tim, dan mengasah kemampuan komunikasi dan kepemimpinan.
2.Penyampaian Materi
acara berlanjut dengan pemaparan materi yang disampaikan oleh tim pelaksana. Para siswa diperkenalkan dengan konsep pemasaran digital menggunakan Facebook, termasuk pembuatan halaman bisnis, strategi menargetkan audiens yang tepat, dan penggunaan fitur iklan. Materi disampaikan secara interaktif dengan contoh-contoh nyata yang relevan dengan dunia bisnis saat ini. Sesi ini memberikan wawasan baru kepada peserta mengenai potensi media sosial sebagai alat pemasaran yang efektif dan terjangkau. dan memberikan contoh-contoh kasus yang sudah relevan pada media sosial, salah satu mahasiswa menyampaikan. “Kegiatan seperti ini membuat kami semakin siap menghadapi dunia profesional. Kami juga senang bisa memberikan dampak positif kepada masyarakat,” ujar I Putu Ganesa.
3.Sesi tanya jawab dan quiz
Setelah sesi materi, acara dilanjutkan dengan quiz interaktif dan sesi tanya jawab. Para siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan mengajukan pertanyaan seputar penggunaan media sosial dalam dunia bisnis. Beberapa siswa juga mendapatkan hadiah menarik karena memberikan jawaban terbaik dan paling aktif dalam diskusi. Hal ini membuat suasana semakin semarak dan interaktif.
4.doa dan foto bersama
Sebagai penutup, acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu panitia. Doa tersebut memohon agar ilmu yang diperoleh dalam kegiatan ini bermanfaat dan menjadi bekal untuk masa depan para peserta. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama untuk mengabadikan momen kebersamaan antara siswa, panitia, dan guru pendamping yang turut hadir. Acara ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan keterampilan digital siswa di era teknologi yang semakin berkembang.
Kesimpulan dari kegiatan PKM
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat mempraktikkan ilmu yang telah mereka pelajari dan menggunakannya sebagai bekal dalam menghadapi dunia kerja yang semakin digital. Kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi tim pelaksana dalam mengasah keterampilan komunikasi, kolaborasi, dan manajemen acara. Semoga kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk menciptakan generasi muda yang cerdas, kreatif, dan siap menghadapi tantangan dunia digital.
