Konten dari Pengguna

Sisi Psikologis Inner Child yang Terluka

DAVIRA AULIA SAPUTRI UINJKT

DAVIRA AULIA SAPUTRI UINJKT

Mahasiswi Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari DAVIRA AULIA SAPUTRI UINJKT tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Definisi, Ciri-Ciri, dan Proses Penyembuhan Inner Child

Masa kecil ialah masa dimana kita merasakan hal yang asik.Setiap anak berhak untuk merasa aman, terjamin dan terlindungi. Tetapi tidak setiap anak mendapatkannya dari orang tua atau lingkungannya di masa kecil.

Bisa saja diabaikan, ditolak, diberikan label negatif, dikhianati atau diperlakukan tidak adil dilingkungannya. Sehingga, tanpa disadari menyisakan perasaan terluka sebagai anak-anak yang terbawa sampai dewasa. Untuk kalian yang ingin mengetahui tentang inner child lebih dalam,yuk simak artikel ini!

Gambar.1 Menyelami Lebih Dalam Makna Inner Child (Sumber: Foto Pribadi Penulis)

A. Kenali Inner Child Lebih Dekat

Inner child merupakan inti dari kepribadian yang timbul berdasarkan sesuatu yang kita lihat, alami, dan pelajari atau pengalaman-pengalaman kita semasa kecil. Tanpa kita sadari, hal itu akan selalu tertanam dalam diri kita sampai dewasa. Dan dapat berdampak positif maupun negatif

Menurut (Nuroh, 2022) pola asuh yang kurang diperhatikan oleh orang tua adalah sesuatu yang berhubungan dengan luka masa kecil pada anak atau inner child. Ini merupakan pembicaraan penting dalam hal mengasuh anak. Ketika seorang anak melakukan kesalahan sebagai orang dewasa, perlu dicari tahu kembali bagaimana pola asuh yang diberikan orang tuanya. Contoh umumnya adalah kenakalan remaja, kita perlu cermati apa penyebab mereka melakukan kenakalan remaja. Kebanyakan penyebabnya adalah karena kurangnya kasih sayang yang diberikan oleh orang tuanya dan karena itu kasih sayang sangat penting dalam mengasuh anak.

B. 18 Tanda Kamu Mengalami Inner Child

• Mengalami kecemasan setiap kali berpikir untuk melakukan sesuatu yang baru.

• Cenderung selalu ingin menyenangkan orang lain

• Pemberontak, merasa lebih "hidup" ketika berkonflik dengan orang lain

• Cenderung menimbun barang dan sulit melepaskannya

• Merasa bersalah kalau membela diri sendiri

•Merasa tidak mampu dan "tidak cukup baik"

• Selalu mengkritik diri sendiri karena merasa tidak layak

• Kaku dan perfeksionis.

• Kesulitan memulai atau menyelesaikan sesuatu

• Malu mengungkapkan emosi yang kuat seperti kesedihan atau kemarahan

• Tidak mempercayai semua orang, termasuk saya sendiri

• Menghindari konflik di setiap kesempatan yang memungkinkan.

• Takut pada orang dan cenderung menghindari mereka

• Tidak pernah merasa dekat dengan ibu dan/atau ayah

• Ketakutan ditinggalkan sehingga akan melakukan apa saja untuk mempertahankan suatu hubungan

• Mengalami kecanduan, untuk mencari kesenangan dan melupakan masalah

• Kesulitan untuk mengatakan "tidak" sekalipun tidak sesuai dengan pandangan pribadi

• Merasa harus bertanggung jawab untuk orang lain daripada diri sendiri

C. Lakukan Beberapa Hal Ini Untuk Merawat Luka Batin

• Tulis surat untuk inner child

• Tulis surat dari inner child kepada diri sendiri

• Ceritakan tentang rasa sakit yang dialami pada orang terpercaya

•Afirmasi diri dengan penuh kasih

Butterfly hug (peluk diri sendiri setiap hari)

• Temukan kesenangan dengan melakukan apa yang disukai saat masih kecil

D. Contoh Surat Untuk Inner Child yang Terluka

(Namamu) Kecil tersayang,

Aku senang dan bahagia karena kamu dilahirkan. Aku di sini untuk melindungi, mencintai, dan merawatmu. Aku ingin membantumu merasa dicintai dan diterima apa adanya. Aku ingin menunjukkan kepadamu bahwa kamu aman untuk didengar, dirasakan, dan dilihat. Apapun yang terjadi, aku ingin membantu dan membimbingmu. Aku akan selalu menyayangimu.