Konten dari Pengguna

Demi Aset Umat, Mahasiswa KKN UM Surabaya Bantu BPN Tuban Urus Sertifikat Wakaf

Dedy Stansyah
Akademisi Fakultas Hukum UM Surabaya, ALB Notary
13 Juli 2025 1:25 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Demi Aset Umat, Mahasiswa KKN UM Surabaya Bantu BPN Tuban Urus Sertifikat Wakaf
Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) menjalin kolaborasi strategis dengan Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Tuban untuk mempercepat pensertifikatan tanah wakaf.
Dedy Stansyah
Tulisan dari Dedy Stansyah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
foto: dedy
zoom-in-whitePerbesar
foto: dedy
ADVERTISEMENT
Sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi kembali terjalin. Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Tuban menggandeng puluhan mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk mempercepat proses pensertifikatan tanah wakaf di wilayah tersebut. Kerja sama ini diinisiasi untuk memberikan kepastian hukum atas aset-aset wakaf yang selama ini belum memiliki sertifikat. Kurangnya legalitas sering kali menimbulkan masalah di kemudian hari, seperti sengketa atau pengalihan fungsi aset.
ADVERTISEMENT
Kepala Kantor Pertanahan Tuban, menyatakan bahwa kehadiran mahasiswa KKN menjadi tenaga tambahan yang sangat berarti. “Kami sangat terbantu dengan semangat dan etos kerja mahasiswa UM Surabaya. Dengan adanya mereka, proses pendataan dan verifikasi di lapangan bisa jauh lebih cepat. Ini adalah kolaborasi yang efektif untuk menyelesaikan target sertifikasi tanah wakaf".
Para mahasiswa dibagi menjadi beberapa tim dan ditugaskan di kecamatan-kecamatan dengan jumlah tanah wakaf tak bersertifikat paling banyak. Tugas mereka meliputi pendataan awal, pengukuran di lapangan, membantu pengumpulan berkas-berkas persyaratan dari nazhir (pengelola wakaf), hingga memverifikasi dokumen secara administratif.
“Ini bukan hanya KKN biasa, ini adalah kesempatan bagi kami untuk menerapkan ilmu yang kami pelajari di kampus, khususnya dalam bidang hukum dan sosial, untuk menyelesaikan masalah nyata di masyarakat,” kata Yusma, salah satu mahasiswa KKN dari Fakultas Hukum UM Surabaya. “Kami belajar langsung bagaimana proses administrasi pertanahan bekerja dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.”
ADVERTISEMENT
Perwakilan Lembaga Riset, Inovasi dan Pengabdian Masyarakat (LRIPM) UM Surabaya, Tri Kurniawati,S.Gz.,M.Kes, menyambut baik kerja sama ini. Menurutnya, program ini sejalan dengan visi perguruan tinggi untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga peka terhadap persoalan sosial.
“KKN adalah wujud nyata pengabdian kami kepada masyarakat. Dengan terlibat langsung dalam percepatan sertifikasi wakaf, mahasiswa kami ikut berkontribusi dalam menjaga aset-aset umat dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Tuban,” jelas Dedy Stansyah selaku Dosen Pembimbing Lapangan KKN
Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi model kerja sama yang berkelanjutan, tidak hanya di bidang pertanahan tetapi juga di sektor-sektor lain, dalam upaya bersama membangun daerah dan memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT