Konten dari Pengguna

Alasan Mengapa Masyarakat Awam Juga Harus Belajar Kimia

Defi Auliya

Defi Auliya

Mahasiswa Pendidikan Kimia UIN Jakarta #mahasiswabiasa

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Defi Auliya tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penelitian kimia. Sumber: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penelitian kimia. Sumber: Shutterstock

Pemanfaatan ilmu kimia semakin berkembang pesat seiring majunya perkembangan zaman. Pada saat ini dengan mudahnya akses internet dan teknologi membuat semua orang dapat bereksperimen dengan bahan kimia tanpa adanya pembelajaran dan pendampingan dari para ahli kompeten dibidang kimia.

Maraknya hal tersebut menimbulkan masalah baru yang disebabkan oleh oknum-oknum jahat yang dengan asal-asalan bereksperimen dengan bahan kimia tanpa memedulikan efek samping yang akan terjadi kelak di kemudian hari.

llmu kimia merupakan salah satu cabang ilmu pengetahuan alam yang mempelajari mengenai struktur, proses, sifat, dan perubahan dari suatu materi. Kimia merupakan ilmu yang sangat menarik untuk diulas dari berbagai segi kehidupan karena perannya yang sudah terbukti memiliki banyak manfaat untuk keberlangsungan hidup. Namun, selain memiliki manfaat bagi kehidupan, pemanfaatan ilmu kimia juga memiliki tidak sedikit bahaya yang dihasilkan.

Jika kita ingat salah satu peristiwa bersejarah yang sering kita baca di buku sejarah pada saat sekolah dahulu, bahwa peristiwa pengeboman Kota Hiroshima dan Nagasaki tidak terlepas dari pemanfaatan ilmu kimia yang berdampak buruk bagi manusia dikarenakan hancurnya peradaban Kota Hiroshima dan Nagasaki selama beberapa beberapa tahun. Mengerikan bukan jika ilmu kimia disalahgunakan pemanfaatannya?

Beredarnya berita-berita pemanfaatan bahan kimia yang disalahgunakan di media massa membuat banyak orang mudah percaya bahwa kimia merupakan ilmu yang menyeramkan, padahal kimia tidak semenyeramkan yang dibicarakan.

Nyatanya kimia selalu hadir dalam kehidupan kita walaupun hal alami sekalipun. Kimia selalu melekat pemanfaatannya dalam kehidupan mulai dari makanan, pakaian, obat-obatan, kosmetik, dan masih banyak lagi pemanfaatan kimia bahkan, mekanisme tubuh kita pun menggunakan kimia. Nah, sekompleks itukan kimia di hidup kita.

Ilustrasi makanan. Sumber: Milik Sendiri

Sebagai generasi milenial, tentu kita sering sekali pergi berkuliner ataupun berbelanja di akhir pekan untuk menghilangkan kejenuhan beraktivitas selama satu minggu. Rasa stres dan jenuh biasanya akan hilang saat kita jajan di streetfood  apalagi ketika melihat jajanan dengan bentuk dan warna-warna menarik, tentu saja hal itu membuat suasana hati dan pikiran lekas membaik. Namun, pernahkah kamu memikirkan apakah ada zat-zat kimia tertentu yang digunakan dalam makanan untuk dapat terlihat lebih menarik dan menggugah selera?

Maraknya kasus penggunaan bahan kimia untuk penggunaan makanan tentunya menjadi hal yang sangat meresahkan untuk setiap orang. Banyaknya kasus oknum yang hanya mencari keuntungan tanpa memikirkan kesehatan pelanggan membuat kita harus lebih hati-hati dalam memilih jajanan agar tidak adanya dampak fatal di kemudian hari.

Bahan kimia seperti apa sih yang biasanya diberikan pada makanan? Bahan-bahan kimia berbahaya seperti Boraks, Formalin, Rodanim B, dan sebagainya pada saat ini menjadi hal yang lumrah digunakan para pedagang nakal. Kita tidak dapat menghentikan oknum-oknum pedagang nakal untuk berhenti dari hal-hal penggunaan bahan-bahan kimia berbahaya tersebut. Namun, hal yang dapat kita lakukan hanya berhati-hati ketika membeli suatu makanan dan mengedukasi diri dan orang sekitar. Kita harus rajin membaca mengenai bahan-bahan kimia yang dekat dengan kita agar dapat meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan.

Ternyata ada cara mudah loh untuk mengetahui adanya kandungan bahan berbahaya pada makanan! selain membaca jurnal kimia dan bahan kimia berbahaya ternyata ada cara mudah yang dapat dilakukan di rumah untuk mengetahui kandungan bahaya pada makanan seperti, mendeteksi kandungan boraks dan formalin pada makanan dengan menggunakan ekstrak bunga terompet yang diberi air kemudian ditetesi pada makanan yang telah dihaluskan. Uji coba sederhana seperti itu dapat kita lakukan di rumah dan menjadi salah satu manfaat dari pembelajaran kimia.

Setelah mengetahui manfaat dan dampak dari kimia, sudah membuktikan bukan bahwa mempelajari ilmu kimia sangat bermanfaat bagi kehidupan. Jadi tidak ada alasan dong untuk masyarakat awam berpikir bahwa kimia menyeramkan dan berbahaya karena kenyataanya kimia sangat dekat dengan kita.