Konten dari Pengguna

Pengalaman Masa Kecil: Sebuah Lomba yang Mengajarkan Arti Dukungan

Deca Salsabila

Deca Salsabila

Mahasiswa, Universitas Pamulang.

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Deca Salsabila tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

FOTO YANG DIAMBIL OLEH ABANG KETIKA SAYA MASIH TK
zoom-in-whitePerbesar
FOTO YANG DIAMBIL OLEH ABANG KETIKA SAYA MASIH TK

Sering kali, sebuah keberhasilan hanya dilihat dari hasil akhir yang diperoleh. Anak yang menang dianggap berhasil, sedangkan anak yang belum mendapatkan hasil terbaik sering merasa kurang. Padahal, ada banyak hal berharga yang bisa dipelajari dari sebuah proses, termasuk bagaimana dukungan orang tua dapat membantu seseorang menghadapi hasil yang belum sesuai harapan.

Saya pernah mengalami hal tersebut ketika masih TK. Saat itu, saya mengikuti sebuah lomba menyanyi di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Sebelum perlombaan dimulai, orang tua saya memberikan dukungan penuh. Mereka membantu saya mempersiapkan diri dan memberikan semangat agar saya berani dan percaya diri untuk tampil di depan banyak orang.

Setelah perlombaan selesai, saya berhasil mendapatkan juara harapan. Namun, sebagai seorang anak, saya tetap merasa sedih dan kecewa karena hasil yang saya peroleh belum seperti yang saya bayangkan saat itu. Saya merasa usaha yang saya lakukan belum memberikan hasil yang saya harapkan.

Melihat saya merasa merasa kecewa, orangtua saya tidak menyalahkan atau membuat saya merasa gagal. Mereka justru menenangkan saya dan mengatakan bahwa saya sudah berusaha semaksimal mungkin. Mereka mengajarkan bahwa sebuah perlombaan bukan hanya tentang mendapatkan juara, tetapi juga tentang keberanian untuk mencoba dan belajar dari pengalaman.

Pengalaman kecil tersebut membuat saya memahami bahwa dukungan dari orang terdekat memiliki arti yang sangat besar. Dari pengalaman tersebut, saya menyadari bahwa hal yang paling membekas bukan hanya hasil yang diperoleh, tetapi juga bagaimana saya didukung ketika menghadapi rasa kecewa.

Saya menyadari bahwa keberhasilan tidak selalu terlihat dari pencapaian yang diraih. Proses mencoba, keberanian tampil, dan kemampuan menerima hasil juga menjadi bagian dari perjalanan seseorang.

Dari pengalaman itu, saya belajar bahwa kemenangan tidak selalu berbentuk piala atau peringkat. Ada kemenangan lain yang tidak terlihat, yaitu ketika seseorang mampu bangkit, menghargai proses, dan terus berani mencoba.

Pada akhirnya, sebuah pengalaman kecil di masa kanak-kanak dapat meninggalkan pelajaran besar. Bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi tentang bagaimana sebuah pengalaman membentuk cara saya menghargai usaha dan proses.