Kekayaan Budaya Nusantara, Kenali 6 Ragam Motif Batik Tradisional Berikut

Dekoruma.com is a fast-growing tech start up with a mission to break the highly inefficient home & living industry.
Tulisan dari Dekoruma.com tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Kekayaan Budaya Nusantara, Kenali 6 Ragam Motif Batik Tradisional Berikut
Indonesia adalah negeri yang kaya akan kekayaan alam dan budaya. Dan salah satu warisan kekayaan budaya tersebut adalah batik. Keberagaman motif batik telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan kebudayaan asli Indonesia pada tahun 2009 dan sudah terkenal di berbagai belahan dunia.
Sejak saat itu batik tidak hanya dijadikan sebagai bahan pakaian, motif batik yang indah dan unik pun kini sudah mulai diaplikasikan pada berbagai dekorasi rumah, seperti pada furnitur kayu, sofa, karpet, dan lain sebagainya.
Nah bicara tentang batik, kamu juga penasaran dengan ragam motif batik yang ada di berbagai daerah di Indonesia, bukan? Nah daripada penasaran, ayo simak ulasan Kania di bawah ini tentang motif batik di Indonesia!
1. Motif batik Solo
akamaized.netBatik Solo adalah salah satu ikon batik di Indonesia yang karismanya sudah terbukti memukau dunia. Salah satu motif dari Solo yang paling terkenal adalah batik parang yang merupakan motif batik tertua di nusantara.
Kata Parang sendiri berasal dari ‘pereng’ yaitu lereng. Perengan digambarkan sebuah garis menurun dari yang tertinggi kepada yang terendah dengan diagonal. Motif ini menggambarkan bagaimana manusia selalu memperjuangkan kesejahteraan dalam hidup.
Selain itu, salah satu motif batik Solo yang populer adalah motif sogan yang memiliki warna merah kecoklatan. Dengan bentuk yang bergelombang-gelombang seperti sungai Bengawan Solo, motif ini diharapkan bisa membawa ketenangan.
2. Motif batik kawung
marinaelphick.comSalah satu motif batik tertua di nusantara adalah motif kawung. Motif ini memiliki pola bulat-bulat yang menyerupai buah kawung atau buah kolang-kaling yang tertata rapi secara geometris. Motif kawung juga merepresentasikan empat kelopak bunga teratai yang merekah dan dimaknai sebagai umur panjang dan kesucian.
Meski dulu motif batik kawung eksklusif hanya digunakan oleh orang-orang dari kerajaan sebagai sarung raja dan permaisuri, saat ini batik motif kawung sudah digunakan bahkan hingga ke mancanegara.
3. Motif batik Bali
google.comMotif batik Bali sangat khas dengan kearifan lokal yang ada di Pulau Dewata. Seperti bagaimana para pengrajin batik Bali memasukkan unsur Singa Barong dan juga penari Bali ke dalam pola kain, atau motif Ulamsari Mas yang menggambarkan kekayaan alam yang ada di Bali. Melalui batik inilah para pengrajin batik di Bali bisa menyampaikan kepada semua orang bahwa Bali adalah pulau yang kaya.
4. Motif batik megamendung
grahabatik.comMotif batik yang satu ini adalah salah satu motif yang cukup populer. Motif megamendung dipercaya berasal dari campuran antara kebudayaan Tiongkok dengan Jawa Barat.
Batik khas daerah Cirebon ini memiliki motif khas dengan bentuk awan besar yang cerah dan mencolok. Warna-warna yang digunakan untuk motif megamendung biasanya adalah warna jingga, merah, biru, hijau tua, dan ungu. Motif megamendung sendiri merupakan lambang masyarakat Cirebon yang lugas dan terbuka.
5. Motif batik Pekalongan
pinterest.comJika berbicara soal batik, tentunya motif batik dari Pekalongan tak boleh ketinggalan. Batik Pekalongan biasanya didominasi dengan motif-motif tumbuhan dan juga fauna. Motif Pekalongan sendiri dipengaruhi oleh kebudayaan-kebudayaan dari luar Pekalongan yang datang karena perdagangan.
6. Motif batik Lasem
pinterest.comMotif yang satu ini berasal dari daerah yang berada di antara Jawa Tengah dan Jawa Timur. Motif batik Lasem sangat kental dipengaruhi oleh budaya Cina. Ciri khas dari motif ini adalah warna cerah yang digunakan seperti warna merah menyala dan juga corak-corak khas Cina seperti adanya hewan naga.
Nah setelah mengetahui beberapa jenis motif batik nusantara yang paling mendunia, apakah kamu tertarik menghadirkannya sebagai bagian dari desain interior hunian?
