Konten dari Pengguna

Jejak Petualang: Mengemas Eksplorasi Alam dan Budaya Indonesia dalam Program TV

Denada Anugrah Akbar

Denada Anugrah Akbar

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Denada Anugrah Akbar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Televisi tidak hanya menjadi media untuk memberikan hiburan, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan berbagai informasi kepada masyarakat. Salah satu program yang menggabungkan unsur hiburan dan informasi adalah Jejak Petualang yang ditayangkan oleh Trans7.

Jejak Petualang merupakan program dokumenter yang mengajak penonton melihat berbagai wilayah Indonesia. Program ini menampilkan alam, budaya, kearifan lokal, kehidupan masyarakat, serta berbagai kegiatan petualangan. Program tersebut telah hadir sejak 2003 dan masih tercatat dalam jadwal siaran Trans7 pada 2026.

Konsep tersebut membuat Jejak Petualang memiliki karakter yang mudah dikenali. Setiap episode membawa penonton menuju lokasi yang berbeda sehingga pengalaman yang diberikan dapat berubah dari satu episode ke episode lainnya. Meskipun lokasi dan cerita berbeda, konsep utama berupa petualangan dan eksplorasi tetap menjadi identitas program.

Dalam Modul 5 Programming Media Penyiaran, terdapat beberapa elemen penting dalam sebuah program, seperti durability, likeability, consistency, timing, trend awareness, serta innovation and freshness. Elemen-elemen tersebut dapat digunakan untuk melihat bagaimana sebuah program membangun karakter dan mempertahankan daya tariknya.

  • Konsistensi Konsep

Salah satu elemen yang terlihat pada Jejak Petualang adalah consistency. Konsistensi berarti mempertahankan tema, karakter, dan tujuan program sehingga penonton memiliki gambaran mengenai apa yang akan mereka dapatkan.

Jejak Petualang mempertahankan konsep eksplorasi sebagai identitas utama. Walaupun lokasi dan aktivitas yang ditampilkan berbeda, unsur perjalanan, petualangan, informasi, dan kehidupan masyarakat tetap menjadi bagian dari program.

Konsistensi tersebut membantu membentuk karakter program. Penonton dapat mengenali Jejak Petualang melalui tema dan gaya penyajiannya tanpa harus melihat episode yang sama berulang kali.

  • Durability melalui Keberagaman Lokasi

Elemen berikutnya adalah durability atau kemampuan sebuah konsep untuk terus dikembangkan. Dalam Modul 5, konsep program yang baik perlu memiliki ruang untuk dikembangkan sehingga tetap dapat menghasilkan variasi konten.

Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya lokasi yang dapat dieksplorasi oleh Jejak Petualang. Indonesia memiliki beragam wilayah, kondisi alam, budaya, makanan, tradisi, dan kehidupan masyarakat.

Setiap lokasi dapat menghasilkan cerita yang berbeda. Dengan demikian, konsep petualangan tidak hanya bergantung pada satu tempat atau satu jenis kegiatan.

  • Likeability melalui Host

Host juga menjadi bagian penting dalam membangun hubungan antara program dan penonton. Modul 5 menjelaskan bahwa sosok yang familiar dapat membuat audiens merasa lebih dekat dan nyaman mengikuti sebuah program.

Pada program petualangan, host tidak hanya berfungsi sebagai pembawa acara. Host menjadi penghubung antara lokasi yang dikunjungi dengan penonton. Melalui host, informasi mengenai lingkungan, masyarakat, dan pengalaman selama perjalanan dapat disampaikan dengan lebih santai.

Karakter host yang aktif dan mampu berinteraksi dengan lingkungan juga mendukung suasana petualangan yang menjadi identitas program.

  • Informasi dan Hiburan

Daya tarik Jejak Petualang juga terletak pada perpaduan informasi dan hiburan. Penonton dapat melihat berbagai tempat di Indonesia sekaligus memperoleh informasi mengenai kehidupan masyarakat dan kondisi lingkungan yang dikunjungi.

Program seperti ini membuat kegiatan menonton tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga memberikan pengalaman seolah-olah penonton ikut mengikuti perjalanan.

  • Innovation and Freshness

Modul 5 juga menempatkan innovation and freshness sebagai salah satu elemen programming. Program perlu menghadirkan sesuatu yang tetap menarik dan memberikan pengalaman baru kepada penonton.

Pada Jejak Petualang, unsur kesegaran dapat diperoleh melalui pergantian lokasi, aktivitas, narasumber, budaya, serta cerita yang ditampilkan. Setiap perjalanan memiliki kondisi dan pengalaman yang berbeda sehingga materi program dapat terus berkembang.

Dengan demikian, Jejak Petualang menunjukkan bahwa program televisi dengan konsep dokumenter dapat memiliki identitas yang kuat melalui konsistensi tema sekaligus keberagaman cerita.

Jejak Petualang menjadi salah satu contoh program yang menggabungkan petualangan, informasi, budaya, dan hiburan dalam satu kemasan. Jika dilihat melalui Modul 5, kekuatan konsep tersebut dapat dikaitkan dengan consistency, durability, likeability, serta innovation and freshness.

Melalui pendekatan tersebut, program dokumenter tidak hanya menyajikan perjalanan, tetapi juga memberikan kesempatan kepada penonton untuk mengenal lebih banyak wilayah, budaya, dan kehidupan masyarakat Indonesia.

sumber: dokumen pribadi