Merunut Detik-detik Kematian Kim Jong Nam

Kim Jong Nam mengembuskan nafas terakhir dalam perjalanan ke rumah sakit setelah dia mengaku tidak enak badan di bandara Kuala Lumpur, Malaysia. Abang tiri pemimpin Korut Kim Jong Un itu tewas diracun oleh dua orang wanita dari Vietnam dan Indonesia.
Kejadian itu terjadi begitu cepat di tengah terminal keberangkatan yang tengah ramai calon penumpang. Menurut sumber kepolisian kepada Reuters, pada Senin pagi (13/2) sekitar pukul 8.20, wanita Vietnam bernama Doan Thi Huong dan wanita Indonesia, Siti Aisyah, mendekati Jong Nam yang berdiri tidak jauh dari cafe Starbucks dan gerai makanan Malaysia Puffy Buffy.
Salah satu dari wanita itu berdiri di depan Jong Nam dan langsung menyemprot wajahnya. Wanita lainnya yang berada di belakang langsung membekap mulut dan hidung pria 46 tahun itu dengan kain, diduga mengandung cairan kimia.
Fadzil Ahmat, pejabat kepolisian Malaysia, mengatakan setelah melancarkan aksinya kedua wanita itu kabur dari bandara dengan taksi. Jong Nam langsung menghampiri meja petugas dan mengaku pusing setelah disemprot dan dibekap kain.
Jong Nam langsung dilarikan ke Klinik Menara Medical, sebuah ruang perawatan kecil satu lantai di bawah wilayah kedatangan bandara. Namun kata Ahmat, perawatan terhadap Jong Nam di tempat itu tidak berhasil.
Dia lantas dilarikan dengan ambulans ke Rumah Sakit Putrajaya. "Dia kemudian meninggal di ambulans dalam perjalanan ke Rumah Sakit Putrajaya," kata Ahmat.

Dua hari setelah peristiwa itu, kepolisian Malaysia menangkap Doan Thi Huong saat wanita itu di bandara, diduga hendak naik ke pesawat. Menurut media setempat, Doan adalah wanita yang tertangkap kamera CCTV mengenakan kaos putih lengan panjang bertuliskan "LOL".
Sementara Siti Aisyah ditangkap pada Kamis dini hari. Seperti Doan, Siti juga tertangkap kamera CCTV bandara.
Pemerintah Vietnam telah menyelidiki kasus ini. Sementara Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur berdasarkan data-data yang dimiliki, memastikan Siti adalah warga negara Indonesia. Penyelidikan terhadap keduanya masih berlangsung.

Polisi juga menangkap tersangka ketiga, kekasih Siti bernama Muhammad Farid Jalaluddin.
Baik Siti dan Doan mengaku tidak tahu bahwa tindakan yang mereka lakukan bisa membunuh Jong Nam. Keduanya mengira tindakan itu hanya lelucon atas perintah dari beberapa pria Korea yang saat ini buron.
"Ini seperti novel misteri," kata seorang diplomat asing di Kuala Lumpur yang dikutip Reuters.
