Militan Serbu Penjara Filipina, 158 Napi Kabur

kumparanNEWSverified-green

clock
google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tentara Filipina (Foto: Reuters/Erik De Castro)
zoom-in-whitePerbesar
Tentara Filipina (Foto: Reuters/Erik De Castro)

Militan bersenjata menyerbu sebuah penjara di Filipina bagian selatan pada Rabu dini hari (4/1). Seorang sipir tewas tertembak dan ratusan narapidana berhasil melarikan diri.

Menurut laporan polisi yang dikutip Reuters, kelompok bersenjata yang berafiliasi dengan pemberontak Muslim di Filipina selatan menembaki penjaga di penjara distrik Cotabato Utara, kota Kidapawan, sekitar pukul 1 dini hari.

Ada 1.511 narapidana di penjara itu, sedikitnya 158 berhasil kabur di tengah serangan tersebut. Baru empat napi yang ditangkap aparat, sisanya masih diburu.

"Serangan itu terencana, mereka kabur menggunakan selimut. Kami telah melakukan operasi perburuan," kata seorang sipir, Peter Bongat.

Bongat mengatakan, kelompok yang menyerang penjara tersebut diduga terkait Front Pembebasan Islam Moro atau MILF.

Pada tahun 2014 sebenarnya pemerintah Filipina telah berdamai dengan MILF, namun pertempuran masih terus terjadi dengan faksi-faksi kecil kelompok militan Muslim itu.