Taliban Bantah Terlibat Bom Bunuh Diri di Kabul

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Bom di Kabul (Foto: Reuters/Omar Sobhani )
zoom-in-whitePerbesar
Bom di Kabul (Foto: Reuters/Omar Sobhani )

Kelompok militan Taliban bantah terlibat pengeboman bunuh diri di Kabul, Afghanistan, yang menewaskan 80 orang.

Dalam pernyataannya yang dikutip Reuters, Rabu (31/5), juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid menegaskan mereka tidak terlibat dalam pengeboman di dekat kompleks diplomatik kota Kabul itu.

Mujahid mengatakan Taliban mengutuk serangan yang tidak jelas targetnya itu. Menurut Mujahid, Taliban mengecam setiap bentuk serangan yang menyebabkan jatuhnya korban sipil.

[Baca juga: Kedubes Indonesia dan WNI Selamat dari Bom Bunuh Diri Kabul]

Bom di Kabul (Foto: Reuters/Mohammad Ismail)
zoom-in-whitePerbesar
Bom di Kabul (Foto: Reuters/Mohammad Ismail)

Belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab dalam serangan yang melukai 350 orang ini. Dugaan mengarah kepada Taliban setelah bulan lalu kelompok bersenjata ini mengumumkan akan melakukan serangan besar terhadap pasukan internasional dan Afghanistan.

[Baca juga: Bom Kabul Berdaya Ledak Tinggi, 30 Mobil Hancur]

Selain Taliban, ISIS juga merongrong keamanan di Afghanistan. Belum ada pernyataan dari ISIS soal ledakan ini.

Kekerasan di Afghanistan meningkat beberapa tahun terakhir akibat upaya Taliban mengalahkan tentara Amerika Serikat di negara itu. Sejak pasukan asing berangsur pulang di akhir 2014, Taliban mulai mengendalikan sekitar 40 persen wilayah Afghanistan.