News
·
9 Juni 2017 9:53

Tangan Bocah di China Nyaris Putus karena Main di Eskalator

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Tangan Bocah di China Nyaris Putus karena Main di Eskalator (244596)
searchPerbesar
Ilustrasi eskalator. (Foto: PIXABAY/Pexels)
Eskalator memang terlihat asyik untuk dimainkan oleh anak-anak. Namun dampaknya bisa fatal.
ADVERTISEMENT
Seperti di China, seorang bocah berusia 4 tahun hampir kehilangan tangannya karena kecelakaan di tangga berjalan.
Dikutip dari Asia One, Kamis (8/4), peristiwa ini terjadi di mal Raibow Shopping Centre di kota Nanchang. Dalam video CCTV, terlihat bocah itu digandeng ibunya, bermain dengan naik eskalator yang mengarah turun.
Tiba-tiba anak itu terjatuh dan tangannya masuk ke dalam celah eskalator dan terjepit. Ibunya langsung berusaha menyelamatkan putranya, namun tidak berhasil dan meminta tolong. Beruntung seorang pengunjung menekan tombol berhenti darurat.
Peristiwa itu membuat tulang tangan bocah patah dan lengannya nyaris putus. Dia dilarikan ke rumah sakit dan menjalani operasi penyambungan tulang.
ADVERTISEMENT
Tangan Bocah di China Nyaris Putus karena Main di Eskalator (244597)
searchPerbesar
Ilustrasi eskalator. (Foto: PIXABAY/cocoparisienne)
Operasi berhasil dilangsungkan, namun bocah itu masih harus melalui masa observasi selama beberapa minggu untuk memastikan darah mengalir ke lengannya.
Menurut pihak mal yang dikonfirmasi oleh Jiangxi TV, peristiwa itu terjadi pada 1 Juni lalu.
Insiden eskalator banyak terjadi di China, korbannya mayoritas adalah anak-anak.
Tahun lalu, seorang balita di Jiangxi kehilangan jarinya, anak lelaki di Guizhou terjepit tangannya, seorang anak tewas jatuh dari lantai empat, dan bayi di Shanghai tewas setelah jatuh dari lantai 3, semua insiden ini terjadi di eskalator.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020