Pentingnya Memelihara Kesehatan Rambut Bagi Wanita Berhijab

Mahasiswa Semester 1 Program Studi Ilmu Keperawatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Tulisan dari Devi Wuryandari tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kesehatan rambut merupakan salah satu hal penting yang tidak boleh diabaikan. Bagi sebagian umat muslim, mengenakan hijab merupakan keputusan yang penuh tanggung jawab dan kewajiban. Sayangnya, mengenakan hijab memiliki masalah tersendiri dan kebanyakan perempuan berhijab pasrah dengan permasalahan rambut yang dialaminya. Salah satunya adalah perawatan rambut yang tidak tepat yang dapat merusak rambut. Pemakai hijab memiliki risiko kerusakan rambut yang lebih tinggi pada kelompok yang tidak mengenakan hijab. Umumnya, masalah yang biasa dialami perempuan berhijab adalah mengalami rambut rontok.
Mengapa bisa terjadi? Karena kebiasaan perempuan berhijab yang langsung menggunakan kerudung sehabis keramas adalah salah satu penyebabnya. Pemakaian kerudung sehabis keramas dapat memicu kerusakan rambut terutama pada batang rambut. Bahkan kebiasaan ini juga menyebabkan ketombe atau Dermatitis seboroic.
Karena pada rambut yang lembab setelah keramas, akan semakin lembab jika tertutup oleh kerudung. Rambut yang terlalu lembab karena kebiasaan itu juga bisa memicu pertumbuhan jamur seperti golongan Malassezia. Oleh sebab itu, disarankan perempuan berhijab sehabis keramas alangkah baiknya di keringkan terlebih dahulu. Dianjurkan agar pada saat keramas tidak menggosok-gosok rambut terlalu keras dan usahakan tidak terlalu sering mengeringkan dengan hair dryer atau alat lainnya, karena makan merusak batang rambut sampai mudah patah.
Selain karena rambut yang lembab sehabis keramas, masalah lain yang timbul karena rambut rontok yaitu mengikat rambut yang terlalu kencang. Umumnya, perempuan berhijab akan mengikat atau menguncir rambut mereka. Tak diduga, menguncir rambut dengan kencang dapat membuat gesekan. Terlebih lagi menguncir rambut dalam keadaan rambut basah akan menyebabkan rambut cepat rontok, karena rambut masih dalam keadaan rapuh. Hal ini akan membuat akar rambut terus melemah dan akhirnya mulai kerontokan.
Meskipun hijab melindungi dari panas dan asap kotor, rambut yang seharian tertutup kain justru lebih rentan terhadap keringat. Ini pasti akan meningkatkan produksi minyak berlebih, yang akan memudahkan penumpukan bakteri dan kuman. Ada banyak cara bagi pemakai hijab untuk mencegah kerusakan rambut. Sebenarnya tips merawat rambut berhijab tidak jauh berbeda dengan merawat dengan menjaga kesehatan rambut pada umumnya.
Berikut adalah beberapa masalah rambut yang sering dialami wanita berhijab dan tips mengatasinya :
Melepas hijab setelah sampai di rumah, bertujuan untuk memberikan udara bagi rambut.
Sisir rambut sebelum keramas, langkah ini membatu merangsang sirkulasi darah ke kulit kepala yang membantu menumbuhkan rambut.
Menggunakan sampo sesuai jenis rambut, disarankan agar tidak keramas setiap hari karena mengakibatkan minyak alami di kulit kepala berkurang sehingga kering hingga memicu gatal-gatal.
Membiarkan rambut kering sebelum menggunakan hijab
Memilih bahan jilbab yang baik dan nyaman bagi kulit, dengan menggunakan kain yang ramah kulit agar rambut bisa “bernapas”.
Berbagai cara untuk mengatasi rambut rontok pada wanita berhijab ini bisa dijadikan solusi untuk menghentikan kerontokan rambut yang sekarang kamu alami. Tidak lupa untuk turut menghindari berbagai faktor yang memang dapat menyebabkan kerontokan rambut pada wanita berhijab. Ingat, rambut rontok sama sekali tidak disebabkan oleh pemakaian hijab, melainkan kebiasaan sehari-hari.
