Konten dari Pengguna

Lewat Rebranding dan Pemasaran, Mahasiswa UM Dorong Usaha Bolu Pisang Nganjuk

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari UM BBM Desa Gandu Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa bersama pelaku UMKM Bolu Pisang. Senin (15/6/2026). Foto: Siti Aida/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mahasiswa bersama pelaku UMKM Bolu Pisang. Senin (15/6/2026). Foto: Siti Aida/kumparan

Nganjuk - Mahasiswa Universitas Negeri Malang Belajar Bersama Masyarakat (UM BBM) melaksanakan program pendampingan UMKM Bolu Pisang Ibu Mia di Desa Gandu, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, selama empat minggu yang dimulai pada tanggal 17 Juni 2026 sampai 12 Juli 2026. Program ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk melalui rebranding kemasan, promosi berbasis digital, serta penjualan di Car Free Day Alun-Alun Nganjuk.

Kegiatan dimulai dengan melakukan survei lokasi produksi serta wawancara dengan pelaku UMKM yang bertujuan untuk memperoleh informasi tentang proses produksi, kendala pemasaran, dan kebutuhan pengembangan usaha.

Pada tahap selanjutnya, yaitu merancang desain kemasan baru yang lebih menarik untuk meningkatkan minat konsumen dan menambah nilai jual produk. Mahasiswa juga membuat titik lokasi usaha di Google Maps guna memudahkan konsumen menemukan lokasi produksi dan membuat konten promosi dan flyer untuk diunggah di Instagram, WhatsApp Business, dan TikTok sebagai strategi untuk memperluas jangkauan pasar.

Tampilan kemasan produk Bolu Pisang Ibu Mia sebelum dan sesudah.

Pelaksanaan Car Free Day setiap hari minggu di Alun-Alun Nganjuk, produk bolu pisang dengan kemasan baru dipamerkan dan dijual secara langsung kepada masyarakat. Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, sehingga penjualan bolu pisang semakin meningkat dari minggu ke minggu. Hal ini merupakan bukti nyata dampak positif pendampingan mahasiswa UM BBM bagi perkembangan UMKM Bolu Pisang Ibu Mia.

Selama empat minggu pelaksanaan, berbagai hasil positif telah dicapai, antara lain terciptanya kemasan produk yang lebih menarik sehingga meningkatkan nilai jual, terdaftarnya lokasi usaha di Google Maps yang memudahkan akses konsumen, tersedianya konten promosi digital untuk pemasaran berkelanjutan, dan terlaksananya promosi melalui CFD yang berhasil menjangkau masyarakat luas dan meningkatkan penjualan.

Penjualan di Car Free Day. Nganjuk, Senin (12/7/2026). Foto: Siti Aida/kumparan

Pelaku UMKM Bolu Pisang, mengaku merasakan manfaat dari pendampingan yang dilakukan mahasiswa UM BBM. "Saya ucapkan terima kasih atas perhatian yang telah adik-adik berikan kepada usaha bolu pisang ini. Harapan saya setelah program ini selesai, semoga usaha bolu pisang saya dapat terus berkembang dan semakin banyak masyarakat yang mengenal produk ini," ucap Ibu Mia selaku pemilik UMKM Bolu Pisang.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan sukses berkat kerja keras, dedikasi, serta semangat gotong royong antara mahasiswa UM BBM dan pelaku UMKM. Keberhasilan ini membuktikan bahwa mahasiswa mampu berperan sebagai agen perubahan yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat Desa Gandu.