Mahasiswa UM BBM Bangun Semangat Belajar Anak melalui Pelita Ilmu

UM BBM Pulkam 2026
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari UM BBM Desa Gandu Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nganjuk – Mahasiswa Universitas Negeri Malang Belajar Bersama Masyarakat (UM BBM) melaksanakan program kerja Pelita Ilmu sebagai bentuk implementasi pengabdian kepada masyarakat di Desa Gandu, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk. Program ini bertujuan mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar melalui pendampingan belajar yang interaktif, sekaligus menumbuhkan motivasi dan budaya belajar pada anak-anak.
Program Pelita Ilmu dilaksanakan selama dua minggu, yakni pada 13–24 Juli 2026, dengan enam kali pertemuan yang berlangsung setiap Senin, Rabu, dan Jumat. Kegiatan diikuti oleh 39 siswa kelas IV, V, dan VI sekolah dasar yang berasal dari Desa Gandu.
Selama pelaksanaan program, mahasiswa UM BBM memberikan pendampingan pada mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, dan Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Proses pembelajaran dirancang secara aktif melalui diskusi, latihan soal, tanya jawab, dan permainan edukatif sehingga peserta tidak hanya memahami materi pelajaran, tetapi juga terdorong untuk berpikir kritis, berani bertanya, dan bekerja sama dengan teman.
Program ini disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat akan pendampingan belajar di luar jam sekolah. Kehadiran mahasiswa UM BBM diharapkan dapat menjadi pendamping sekaligus motivator bagi anak-anak dalam membangun kebiasaan belajar yang positif.
enanggung jawab Program Pelita Ilmu, Salza Nazila, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
"Melalui Pelita Ilmu, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang nyaman, menyenangkan, dan mampu meningkatkan motivasi belajar anak-anak. Harapannya, semangat belajar yang telah tumbuh selama kegiatan dapat terus berlanjut meskipun program UM BBM telah selesai," ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat sejak pertemuan pertama hingga akhir kegiatan. Anak-anak mengikuti setiap sesi dengan semangat, aktif berdiskusi, serta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri saat mengerjakan latihan maupun menjawab pertanyaan yang diberikan oleh mahasiswa pendamping.
Sebagai penutup rangkaian Program Pelita Ilmu, mahasiswa UM BBM menyelenggarakan Fun Game Edukatif yang dikemas dengan konsep perlombaan layaknya perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus memperkuat nilai kerja sama, sportivitas, komunikasi, dan kepemimpinan di antara peserta.
Berbagai perlombaan disiapkan, di antaranya estafet air, estafet kardus, estafet karet, dan voli balon. Setiap permainan dirancang tidak hanya untuk menghibur, tetapi juga melatih konsentrasi, koordinasi, kemampuan memecahkan masalah, serta kerja sama dalam tim.
Sorak sorai dan gelak tawa anak-anak mewarnai jalannya perlombaan. Pada lomba estafet air, peserta ditantang memindahkan air secara bergantian hingga mencapai garis akhir. Dalam permainan estafet kardus dan estafet karet, kekompakan menjadi kunci utama keberhasilan setiap tim. Sementara itu, pertandingan voli balon menghadirkan suasana penuh semangat karena seluruh peserta berusaha menjaga balon tetap berada di udara sambil bekerja sama dengan anggota timnya.
Melalui rangkaian permainan tersebut, anak-anak tidak hanya memperoleh hiburan setelah mengikuti enam kali pertemuan bimbingan belajar, tetapi juga belajar tentang pentingnya saling menghargai, berkomunikasi secara efektif, serta menerima kemenangan maupun kekalahan dengan sikap sportif.
Pada akhir kegiatan, mahasiswa UM BBM memberikan hadiah kepada para pemenang lomba sebagai bentuk apresiasi atas semangat, kerja sama, dan partisipasi aktif mereka. Seluruh peserta juga memperoleh kenang-kenangan sebagai simbol penghargaan atas konsistensi mengikuti Program Pelita Ilmu dari awal hingga akhir.
Sheva (12) mengungkapkan rasa senangnya mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
"Saya senang ikut Pelita Ilmu karena selain dibantu belajar, kami juga bisa bermain bersama teman-teman." ujarnya.
Melalui Program Pelita Ilmu, mahasiswa Universitas Negeri Malang Belajar Bersama Masyarakat (UM BBM) berharap dapat meninggalkan dampak positif bagi anak-anak Desa Gandu. Program ini menjadi wujud nyata implementasi pengabdian kepada masyarakat melalui pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kerja sama, dan semangat belajar sepanjang hayat. Dengan kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, orang tua, dan masyarakat, diharapkan budaya belajar yang positif dapat terus tumbuh dan menjadi bekal bagi generasi muda Desa Gandu dalam meraih masa depan yang lebih baik.
