Konten dari Pengguna

Mahasiswa UM BBM gelar kegiatan sosialisasi & praktik membuat wayang dari karton

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari UM BBM Desa Gandu Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa UM BBM Foto bersama Siswa kelas 5 dan 6 setelah kegiatan sosialisasi wayang kulit, Selasa, (14/07/2026). Foto: Dok. Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Mahasiswa UM BBM Foto bersama Siswa kelas 5 dan 6 setelah kegiatan sosialisasi wayang kulit, Selasa, (14/07/2026). Foto: Dok. Pribadi

Nganjuk, 18 Juli 2026 - Berangkat dari kepedulian terhadap semakin berkurangnya minat anak-anak terhadap budaya tradisional, Mahasiswa UM BBM Desa Gandu melaksanakan program kerja Sosialisasi Wayang Kulit di SD Negeri Gandu sebagai bentuk edukasi sekaligus pelestarian budaya Indonesia.

Kegiatan Sosialisasi wayang kulit di SDN Gandu, khususnya pada siswa kelas 5 dan 6 dilaksanakan selama tiga hari, yaitu mulai tanggal 13 Juli hingga 15 Juli. Rangkaian kegiatan diawali pada 13 Juli dengan kunjungan perkenalan oleh mahasiswa kepada pihak sekolah sebagai bentuk koordinasi awal sebelum pelaksanaan program. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa menemui Kepala Sekolah SDN Gandu untuk menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan serta mengajukan permohonan izin pelaksanaan sosialisasi mengenai wayang kulit yang disertai dengan demonstrasi praktik pembuatan wayang kulit dari bahan karton.

“program sosialisasi ini dapat dimanfaatkan untuk mengisi waktu pembelajaran pada awal tahun ajaran baru yang masih memiliki beberapa jam kosong” Ujar Ibu Eka Yunaningsih. Senin, (13/7).

Pada 14 Juli, mahasiswa melaksanakan sosialisasi wayang kulit kepada siswa kelas 5 dan 6 SDN Gandu yang digabung dalam satu ruangan. Siswa mengikuti kegiatan dengan antusias dan tertib. Untuk menjaga semangat belajar, mahasiswa melakukan sesi ice breaking sehingga suasana menjadi lebih menyenangkan. seluruh materi selesai disampaikan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab sebagai bentuk evaluasi sekaligus untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi yang telah diberikan.

“Kegiatan sosialisasi wayang kulit berlangsung menyenangkan karena materi disampaikan secara menarik, diselingi dengan permainan (ice breaking) dan sesi tanya jawab” kata Rafatar siswa kelas 5 dalam keterangan yang diterima, Selasa, (14/7)

Pada 15 Juli, rangkaian kegiatan sosialisasi ditutup dengan pelaksanaan demonstrasi praktik pembuatan wayang dari bahan karton yang diikuti oleh siswa kelas 5 dan 6 SDN Gandu. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar secara langsung sehingga siswa tidak hanya memahami materi tentang wayang kulit, tetapi juga mampu mengenal proses pembuatan wayang melalui kegiatan yang kreatif dan kolaboratif.

Praktik Pembuatan Wayang dari karton oleh siswa dan didampingi Oleh Mahasiswa UM BBM, Rabu, (15/07/2026). Dok. Pribadi.

Setiap kelas dibagi menjadi lima kelompok, sehingga siswa dapat bekerja sama dalam membuat sebuah karya wayang. Masing-masing kelompok didampingi oleh seorang mahasiswa yang bertugas memberikan arahan, membantu proses pembuatan. Selama proses pembuatan, peserta didik terlihat sangat antusias, saling membantu, serta bekerja sama dengan anggota kelompoknya untuk menghasilkan karya wayang yang rapi dan menarik. Pendampingan yang dilakukan oleh mahasiswa juga mendorong siswa untuk lebih percaya diri dalam menuangkan kreativitas mereka.

Hasil pembuatan wayang dari karton oleh siswa, Rabu, (15/07/2026). Dok. Pribadi.

“Kegiatan demonstrasi dan praktik pembuatan wayang berlangsung menarik dan menyenangkan karena siswa dapat belajar sambil berkarya bersama teman-teman dengan pendampingan kakak mahasiswa.” kata bela siswa kelas 6, Rabu, (15/7).

Bapak Hendra sebagai wali kelas 5 memberikan apresiasi dalam kegiatan ini beliau mengungkapkan bahwa "Anak-anak tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga bisa berkreasi membuat wayang sendiri. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk pelestarian budaya di lingkungan sekolah," Rabu, (15/7).

Program kerja ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa UM BBM Desa Gandu dalam mendukung pelestarian budaya lokal melalui dunia pendidikan. Diharapkan kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya Indonesia sejak usia dini serta memotivasi siswa untuk terus mengenal dan melestarikan kesenian wayang kulit sebagai warisan budaya bangsa.