Personal Branding Bukan Gaya, Ini Tips Yang Bisa Kamu Terapkan

Mahasiswa Universitas Pamulang
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Desti zahra Ibrahim tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Di era yang sudah serba digital dan serba teknologi, dikenal bukan cuma urusan artis atau selebritas yang punya nama. Kita butuh di kenal degan cara yang unik agar bisa dengan mudah di ingat orang lain. Tetapi untuk bisa di kenal, kamu gak harus jadi yang paling pintar atau paling populer. Ada yang lebih penting dari itu semua yaitu bagaimana orang lain bisa mengenal kamu lewat berbagai keunikan dan karakter yang kamu bangun sendiri. Itulah yang namanya personal branding.

Personal branding bukan berarti memaksakan citra yang di bangun tetapi bukan diri kamu sendiri. Malah sebaliknya, personal branding yang kuat datang dari kejujuran yang di bangun dan di biasakan. Dari bagaimana kamu bersikap, berbicara, berbagi hal yang kamu bagikan di media sosial, sampai kebiasan baik yang kamu bangun dari nol itu bisa di jadikan personal branding. Tanpa perlu menjelaskan, orang-orang bisa mengenali kamu lewat kebiasaan yang di bangun, tujuan yang sering kamu bahas dan perjuangan yang sedang kamu usahakan. Kamu bisa dikenal sebagai orang yang punya skill, banyak pengalaman karir, atau pribadi yang bisa menjadi role model banyak orang itu semua terbentuk karena konsistensi yang kamu bangun lewat personal branding.
Membangun personal branding bisa dimulai dari hal yang sederhana. Kenali dulu diri kamu biar di mulai dari apa yang kamu sukai, bidang apa yang kamu minati, dan apa pesan yang ingin kamu bawa. Setelah itu, tampilkan lewat sikap sehari-hari atau konten yang kamu bagikan. Gak perlu jadi viral atau ramai pengikut, cukup jadi pribadi yang otentik dan konsisten. Dunia lebih menghargai keaslian dibanding pencitraan yang hanya sesaat.
Jadi, kamu gak harus jadi yang paling menonjol untuk bisa di kenal. Tetapi Jadi diri sendiri dalam versi terbaikmu, jauh lebih unik. Tunjukkan keunikanmu, bangun kesan yang berkesan, dan biarkan personal branding kamu berbicara tanpa harus memaksakan dan di paksa. Karena dikenal karena ciri khas diri sendiri, adalah hal yang jauh lebih bermakna daripada sekadar tampil tapi mudah dilupakan.
