Konten dari Pengguna

Mahasiswa KKN Bersama KWT Desa Batiombo Tanam Bibit untuk Ketahanan Pangan

desyfitriana881
Mahasiswa Ekonomi Syariah di UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan
2 April 2025 16:07 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari desyfitriana881 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Kegiatan penanaman bibit sayur mayur dalam rangka ketahanan pangan oleh Mahasiswa KKN berkolaborasi dengan KWT Desa Batiombo. foto : dok. pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Kegiatan penanaman bibit sayur mayur dalam rangka ketahanan pangan oleh Mahasiswa KKN berkolaborasi dengan KWT Desa Batiombo. foto : dok. pribadi
Sebagai bagian dari program ketahanan pangan, mahasiswa KKN UIN Gusdur di Desa Batiombo melaksanakan kegiatan penanaman bibit sayur mayur yang melibatkan ibu-ibu dari Kelompok Wanita Tani (KWT). Acara ini dibagi menjadi beberapa agenda, dimulai dari agenda pertama yakni pembuatan pupuk organik yang dilakukan pada tanggal 22 Februari 2025. Agenda kedua atau agenda utamanya yakni penanaman bibit dilaksanakan pada tanggal 5 Maret 2025. Serta agenda ketiga yang sudah terlaksana adalah pemberian pupuk ke bibit yang sudah ditanam, kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 16 Maret 2025.
ADVERTISEMENT
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan pangan lokal sekaligus memperkenalkan teknik pertanian yang ramah lingkungan kepada warga desa. Ibu-ibu KWT sangat antusias mengikuti setiap tahapan, mulai dari pembuatan pupuk organik hingga aksi penanaman bibit di ladang yang telah disiapkan. Bibit yang dipilih untuk ditanam adalah cabai, terong, dan pepaya, yang dipandang cocok dengan kondisi alam dan tanah Desa Batiombo. Menurut masyarakat setempat, ketiga jenis tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di wilayah tersebut, sehingga diharapkan dapat memberikan hasil yang maksimal dan bermanfaat bagi kebutuhan pangan desa.
Selain meningkatkan ketahanan pangan, kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan warga terhadap pasokan pangan luar dan menciptakan peluang ekonomi baru bagi keluarga. Proses penanaman sayur mayur dilakukan dengan sistem irigasi sederhana yang dapat menghemat air serta teknik pertanian yang mudah diterapkan di lahan terbatas. Meskipun menghadapi tantangan cuaca yang tidak menentu, semangat gotong royong warga Desa Batiombo mampu mengatasi hambatan tersebut.
ADVERTISEMENT
Kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan desa, tetapi juga diharapkan dapat menjadi model yang dapat dikembangkan di desa lain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pertanian yang berkelanjutan.